Sidak Mal, Wali Kota Tegal Tegur Pelajar yang Masih Jalan-jalan

Sidak Mal, Wali Kota Tegal Tegur Pelajar yang Masih Jalan-jalan

TEGAL – Pemkot Tegal telah mengeluarkan edaran agar siswa belajar di rumah hingga 29 Maret mendatang. Kebijakan ini dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran virus corona atau covid-19. Namun, ternyata kebijakan itu justru dimanfaatkan orang tua untuk mengajak anaknya ke tempat keramaian seperti mal. Itu terungkap saat Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono yang didampingi Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi beserta pejabat lainnya melakukan sidak, Selasa (17/3) siang. Para pejabat itu masih menjumpai sejumlah siswa yang masih berkeliaran di mal. Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono pun menyayangkan hal itu. Sementara itu, sejumlah bioskop di Kota Tegal telah mematuhi surat edaran dengan menutup sementara operasionalisasi selama 14 hari ke depan. “Kalau bioskop semua aman. Hanya saja banyak pemahaman yang salah dari orang tua,” katanya. Menurut Dedy, Pemkot Tegal tidak meliburkan siswa, namun meminta mereka agar belajar di rumah. Itu dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona dan menjaga kesehatan masyarakat. “Anak-anak ini bisa menjadi carier virus corona. Kalau kekebalan anak bagus dia tidak akan tertular, namun ada virus yang menempel. Sehingga kalau dia ketemu saudara yang memang lagi sakit, virus itu bisa saja menular ke yang sakit,” jelasnya. Karenanya, kata Dedy, ke depan Pemkot Tegal akan memberi pemahaman kembali kepada orang tua agar mengawasi anaknya untuk belajar di rumah. Selain itu, untuk sementara menjauhi tempat-tempat keramaian. (muj/zul)

Sumber: