Demokrat Sentil Prabowo yang Dinilai Diam saat Covid-19 Terjangkit di Indonesia

Demokrat Sentil Prabowo yang Dinilai Diam saat Covid-19 Terjangkit di Indonesia

JAKARTA-- Politisi Demokrat, Andi Arief menyentil Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Andi Arief menilai, Prabowo terkesan diam padahal ancaman virus corona di tanah air semakin nyata. Dia mengatakan, serangan virus corona juga merupakan ancaman pertahanan negara selain perang. "Soal serangan virus corona ini menyangkut pertahanan negara selain perang. Sayang Pak Prabowo sebagai Menhan diam seribu bahasa." Tulis Andi Arief melalui akun twitter miliknya, Kamis (19/3). Lebih lanjut Andi Arief mengatakan, konsep pertahanan non militer jauh lebih dahsyat. Ketimbang pertahanan militer. Melihat bosnya diserang, Wasekjen DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade angkat bicara. Dia meminta Andi Arif agar tidak nyinyir dan tidak menjadi buzzer. "Saatnya bersatu dan bekerja nyata. Bukan Nyinyir dan Pencitraan. Politisi kerja nyata bersama Rakyat. Bukan jadi Buzzer," tulis Andre. Dia mengatakan sejauh ini Gerindra telah melakukan langkah-langkah pencegahan corona. "Sbg Kader @Gerindra dr Sumbar. Kami sudah melakukan beberapa hal utk menghadapi Wabah Corona: Membantu ketersediaan Masker & Handsanitizer di Sumbar termasuk Masker utk Rumah Sakit & Melobi Menkes agar mengizinkan LAB Unand utk bisa test Corona. Bgm dgn anda bung @AndiArief__ ?," ujar Andre membalasa Andi Arief. Sementara itu juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengabarkan bahwa pada Kamis pagi, Prabowo tengah melakukan rapat terbatas bersama presiden Joko Widodo secara online. "Pagi ini, ini mulai jam 10.00 WIB, Menhan @prabowo ikut ratas online yg dipimpin Presiden, terkait penanganan Covid-19." Ujar Dahnil. (dal/fin).

Sumber: