Dilarang Jual Kebutuhan Pokok dalam Jumlah Besar

Dilarang Jual Kebutuhan Pokok dalam Jumlah Besar

MAGELANG TENGAH - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang mengeluarkan surat edaran (SE) tentang penjualan bahan pokok, barang penting (Bapokting) dan komoditas pangan lainnya. SE tersebut berisi imbauan agar pedagang tidak menjual dalam jumlah besar. Upaya ini untuk mencegah pergolakan harga kebutuhan pokok di tengah wabah virus Corona (Covid-19) di Magelang. "Imbauan ini dalam rangka pengendalian dan pemerataan kesempatan kepada masyarakat atau konsumen. Selain itu, untuk mencegah kelangkaan komoditi/produk pangan lokal," kata Kepala Disperindag Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo, Jumat (20/3). Catur melanjutkan, imbauan ini merupakan tindak lanjut SE Kepala Disperindag Provinsi Jawa Tengah Nomor 694/1472 tanggal 17 Maret 2020 perihal yang sama. Menurut dia, pemerintah menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok khususnya beras, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan aksi borong kebutuhan pokok (Panic Buying) ditengah pendemi virus corona beberapa waktu terakhir ini. Kendati demikian, untuk menjamin ketersediaan barang pokok penting dan komoditas pangan lainnya, pemerintah melakukan pembatasan setiap transaksi pembelian untuk kepentingan pribadi. Adapun kebutuhan pokok penting yang dibatasi antara lain beras maksimal pembelian 10 kilogram, gula pasir maksimal 2 kilogram, minyak goreng maksimal 4 liter, dan mi instan 2 dus. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Joko Budiyono menambahkan, tim Disperindag telah melakukan pengecekan ke pasar-pasar tradisional untuk memantau perkembangan harga. Upaya ini akan dilakukan terus untuk mengetahui perkembangan yang terjadi. "Pemantauan akan dilakukan terus ke lapangan, sehingga apabila terjadi lonjakan harga maka akan segera ada tindakan dari Pemkot," ucapnya. Sebelumya, Joko juga memastikan bahwa pasar tradisional akan tetap buka meski pandemik corona terjadi. Pihaknya tak ingin gegabah menutup pasar, karena menjadi tempat warga belanja kebutuhan pokok setiap harinya. "Pasar tetap buka, di Pasar Rejowinangun, Gotongroyong, Cacaban, dan Pasar Kebonpolo. Hanya saja kami harap baik pedagang maupun pembeli untuk senantiasa menjaga kebersihan. Kalau sedang flu atau tidak enak badan, sebaiknya di rumah saja," paparnya. (wid)

Sumber: