Hujan Sesaat Pun Makassar Banjir

Hujan Sesaat Pun Makassar Banjir

MAKASSAR - Hujan yang terjadi pada Jumat, 20 Maret, tak begitu deras. Namun, banjir tetap menggenangi beberapa ruas jalan. Jl Urip Sumoharjo, tepatnya di depan proyek Brigade Siaga Bencana atau depan di seberang jalan kantor Gubernur Sulsel, senantiasa tak luput dari banjir. Belum ada solusi. Dampaknya, terjadi kemacetan arus lalu lintas. Kendaraan memilih menghindari genangan dan hanya melintas di lajur yang dekat median jalan. Kepala Satker PJN Wilayah III BBPJN XIII Makassar, Arsidin mengatakan, genangan sekitar Jl Urip Sumoharjo selalu terjadi setiap hujan dengan intensitas tinggi. "Memang saluran itu tersumbat. Selalu ada sampah plastik yang terseret air, sehingga menutup jalur air ke selokan," ungkapnya kepada FAJAR, Jumat, 20 Maret. Namun menurutnya, petugas selalu siaga melakukan penanganan awal genangan. Terutama di depan proyek markas BSB. Air menggenang, karena tak ada jalur masuk ke selokan. Pihaknya juga membersihkan selokan di depan lahan eks Dinas Perhubungan Makassar itu. "Tadi sudah kontak petugas kami untuk mengecek turun. Bersihkan jalur yang tersumbat. Kebetulan saya sepekan bertugas, pindah dari Sulbar," bebernya. Kata dia, genangan sebenarnya sudah cepat surut. Apalagi di seberang jalan sudah ada kolam retensi atau aquapond yang dibangun Pemprov Sulsel. Menurutnya, genangan yang lama surut biasanya lebih karena faktor saluran tersumbat. "Kalau normal, itu cepat sekli surut. Bukan lagi hitungan jam," bebernya. Salah seorang pengguna jalan, Arham menyebut depan kantor gubernur selalu saja jadi langganan genangan. Kata dia, ini cukup mengganggu kenyamanan pengendara. Apalagi bila melintas mesti hati-hati. "Jalanan jadi macet kalau ada lagi genangan. Mungkin perlu diperbaiki saluran ke drainase atau selokan utama," tukasnya. Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Selle Ks Dalle, menerangkan, sudah beberapa kali terjadi genangan cukup parah di titik yang sudah menjadi langganan di Kota Makassar. Ia menyebut, selama ini penanganan sudah ada yang dilakukan. Tetapi tidak maksimal. Terkesan tidak jelas dalam penanganan banjirnya. "Genangan atau banjir yang terjadi sekarang karena tidak dikendalikan dengan baik. Ada yang dilakukan tapi tidak dimaksimalkan," katanya. Terbukti misalnya, genangan air mulai tampak di sekitar jalur di bawah flyover Urip Sumoharjo arah Kantor Gubernur Sulsel. Hujan sebentar sekali, genangan langsung ada. Akibatnya, terjadi kemacetan yang cukup panjang lantaran pengendara menghindari genangan itu. Hal yang sama diutarakan Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel Ince Langke. Menurut dia, Pemprov Sulsel maupun Pemkot Makassar sudah harus melakukan langkah preventif dengan kondisi tersebut. "Mestinya ada penelitian penyebab genangan air atau banjir. Dan apa yang akan dilakukan," tambah politikus Golkar ini. (FIK-MUS)

Sumber: