Jangan Timbun Sembako!

Jangan Timbun Sembako!

JAKARTA - Bupati Banyuasin H Askolani SH MH didampingi Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono SH, Jumat (20/3) melakukan monitoring ketersediaan sembako dan stabilitas harga di Pasar Sukomoro Kelurahan Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa. Dalam monitoring ketersediaan sembako dan stabilitas harga di pasar Sukomoro Kelurahan Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa, Bupati Banyuasin H Askolani SH MH berbincang - bincang dengan santai pedagang terkait harga dan pasokan sembako. Bupati Banyuasin, H Askolani SH MH mengatakan monitoring ketersediaan sembako dan stabilitas harga ini dilakukan untuk memastikan stok sembako di Kabupaten Banyuasin salah satunya cek di Pasar Sukomoro. "Hasilnya stok sembako aman, tidak ada kelangkaan. Bahkan stok sembako tercukupi hingga beberapa bulan ke depan. Oleh karena itu masyarakat tidak perlu khawatir sama sekali, jadi isu korona tidak mempengaruhi sama sekali," ujar Askolani. Diakuinya kalau dari monitoring dan ketersediaan sembako ini, ada beberapa harga sembako yang alami kenaikan seperti gula, kacang kedelai, tapi itu merupakan pasokan barang impor, bukan lokal karena stok sembako lokal aman terkendali, yaitu beras, bumbu dapur, sayur mayur dan ikan. Askolani juga menjamin stok sembako hingga Bulan Ramadhan sampai Idul Fitri akan aman terkendali. Kepada pelaku usaha sembako skala besar, Askolani menghimbau dengan tegas jangan sampai ada aksi penimbunan terhadap sembako. “Jika tidak, maka akan berurusan dengan aparat hukum," tegas dia. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyuasin Drs H Lukman MM mengatakan kalau stok sembako di Banyuasin aman dan terkendali. "Aman stok sembako. Jika nantinya sampai ada kelangkaan sembako, maka Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyuasin akan melaksanakan operasi pasar di sejumlah titik di Banyuasin. Kita bekerjasama dengan Perum Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung," ujar Lukman. Tentunya bagi para pelaku usaha yang menimbun sembako, akan merugi dengan diadakan operasi pasar oleh Pemkab Banyuasin. "Akan rugi mereka, karena stok sembako kita akan terus ada dengan operasi pasar," pungkas dia. (ron)

Sumber: