"Saya Merasakan Sakit Luar Biasa, Hampir Pingsan, Virus Ini Bukan Lelucon"

SOPANYOL- Pemain Elcha -klub Liga Spanyol- Jonathas de Jesus mengaku merasakan sakit yang luar biasa ketika terpapar virus corona. "Saya tidak pernah merasakan sakit seperti ini, virus ini bukan lelucon," kata Jonatan dikutip AS, Senin (23/3). Jonathas dinyatakan positif corona setelah melakukan tes kesehatan minggu lalu. Dia kini sedang dikarantina di rumahnya di Los Arenales del Sol, Spanyol. Pemain asal Brazil ini mengatakan, seperti dimuat media Brazil Globo, bagaimana gejala covid-19 yang dia rasakan di seluruh tubuhnya. [caption id="attachment_445999" align="alignnone" width="696"] Jonathas de Jesus (Foto from Instagram)[/caption] Saat gejala Corona, dia berpikir hanyalah gejala migrain biasa. "Saya mulai merasakan demam, perasaan yang sangat buruk dari sebenarnya, saya pikir itu hanya migrain, karena kepala saya sakit sekali, tubuh saya juga sakit," ujar Jonathas. "Tetapi ketika saya bangun di pagi hari (Jumat, 13 Maret), saya pergi untuk berbicara dengan dokter (Dr. C├ęsar Quesada) dan dia mengatakan kepada saya untuk dites dengan cepat, karena itu semua adalah gejala virus. Jadi saya dites positif," ungkap dia. "Saya tidak bisa berlatih. Karena tubuh saya lemah, terutama selama tiga hari pertama, saya sangat menderita. Saya bahkan tidak punya kekuatan untuk bergerak. Ketika saya pergi mandi, saya hampir pingsan di kamar mandi. Itu adalah rasa sakit yang sangat kuat, saya tidak pernah merasakannya. Virus ini bukan lelucon," ungkap dia. Sekarang dia mulai merasa lebih baik, meskipun dia masih melalui karantina selama 15 hari. "Saya lebih baik. Saya telah melakukan latihan lagi, Tetapi saya adalah seorang atlet dan saya sangat kesakitan, bayangkan bagaimana perasaan orang yang lebih tua. Itulah sebabnya kita harus banyak berpikir tentang Brazil. Karena beberapa orang belum menyadari beratnya virus ini," kata dia. Minggu kemarin, Jonathas memposting foto-foto sedang melakukan olah raga ringan di teras rumah nya. "Anda harus tinggal di rumah." Tulisnya.

Sumber: