Dampak Letusan Merapi, Magelang Diguyur Hujan Abu Campur Pasir

Dampak Letusan Merapi, Magelang Diguyur Hujan Abu Campur Pasir

JOGJAKARTA-Jumat (27/3) pagi, Gunung Merapi kembali erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 5.000 meter. Kuatnya letusan ini, membuat hujan abu terjadi dalam radius 20 kilometer dari puncak Merapi. Hujan abu terpantai hingga Kota Magelang, Jawa Tengah. Di kota itu, hujan abu bercampur pasir halus. ”Hujan abu campur pasir ini terjadi di wilayah Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang,” kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta kepada wartawan, Jumat (27/3). Letusan yang terjadi pada hari ini terekam di seismogram dengan amplitudo 75 milimeter dengan durasi tujuh menit. BPPTKG sempat memantau munculnya awan panas akibat letusan sejauh dua kilometer dari puncak ke arah selatan-tenggara. Setelah letusan ini, tidak ada perubahan status Gunung Merapi. Hingga saat ini, BPPTKG Jogjakarta masih menetapkan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada. Status itu belum berubah sejak Mei 2018 silam. Untuk itu warga sekitar tetap diminta menjauhi kawasan yang berada dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. (wsa/fin)

Sumber: