COVID-19, Gubernur Jatim: 66 Positif, Empat Meninggal  

COVID-19, Gubernur Jatim: 66 Positif, Empat Meninggal  

SURABAYA-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melaporkan adanya penambahan kasus COVID-19 dari beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur. "Berdasarkan data yang masuk hingga pukul 17.00 WIB sore ini, Kota Batu, Kabupaten Situbondo, Lumajang, dan Jember, termasuk daerah terjangkit. Ini karena ada warganya berstatus positif," ujar Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat. Menurutnya, di Jatim terdapat 66 kasus positif virus asal Wuhan Cina itu. Rinciananya 33 orang dari Surabaya, sembilan orang dari Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu), delapan orang dari Magetan, delapan orang dari Sidoarjo, dua orang Kabupaten Kediri, dua orang dari Situbondo, dan masing-masing satu orang dari Gresik, Kabupaten Blitar, Lumajang serta Jember. ”Untuk warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 267 orang pasien atau bertambah dari data sehari sebelumnya yang jumlahnya mencapai 221 orang,” kata Khofifah.. Sedangkan, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 3.781 orang atau meningkat dari sehari sebelumnya yang berjumlah 3.055 orang. Untuk jumlah pasien yang meninggal dunia di Jatim tercatat ada empat orang. Yaitu masing-masing satu orang di Malang, Surabaya, Sidoarjo, dan Kabupaten Kediri. "Kepada pasien yang meninggal dunia, kami atas nama Pemprov dan rakyat Jatim turut duka cita. Semoga Husnul Khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran," ucapnya. Khofifah juga menyatakan, terdapat delapan tambahan rumah sakit baru sebagai rujukan penanganan COVID-19. "Semula ada 65 rumah sakit, tapi sekarang sudah 73 rumah sakit. Terima kasih kepada semua pihak yang semakin peduli," katanya.(wsa/fin)

Sumber: