Pelatih Persebaya Buka Suara soal Gaji 25 Persen

Pelatih Persebaya Buka Suara soal Gaji 25 Persen

SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso memaklumi keputusan PSSI yang menunda kompetisi Liga 1 2020. Menurut Aji, keputusan tersebut sudah tepat mengingat kasus virus corona di Indonesia yang kian meningkat setiap harinya. PSSI telah menghentikan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 di tengah pandemi virus corona. Bahkan sebelumnya federasi sepak bola Indonesia itu menyatakan kompetisi dalam status Force Majeure atau keadaan kahar. Menanggapi hal itu, Aji mengaku akan berkoordinasi dengan manajemen untuk segera mengambil keputusan tim. Pelatih 49 tahun itu bakal memberikan program latihan selama melakukan social distancing di rumah masing-masing. “Kami bisa memahami situasi ini yang jelas kami akan taat mengikuti aturan yang diputuskan federasi. Langkah Kami berikutnya koordinasi bersama pengurus,” kata Aji Santoso dikutip dari situs resmi Liga Indonesia, Minggu (29/3). BACA JUGA: Klub Diminta Ubah Kontrak Kerja Para Pemain Mantan pelatih tim nasional U-23 Indonesia itu menjelaskan, latihan tim tetap berjalan dalam bentuk individual training. Menurut Aji, program tersebut dinilai cocok diterapkan bagi pemain selama masa libur. “Latihan iya tetap yang penting ada latihan individual training. Saya sampaikan untuk membantu pemerintah mengatasi corona dengan cara stay at home, kalau tidak urgent banget tidak usah keluar,” imbuhnya. PSSI sebelumnya juga memberikan kebijakan baru yakni soal pemenuhan hak dan gaji pemain sebesar 25 persen. Pelatih asal Malang itu menilai kebijakan tersebut merupakan langkah bijak dan ideal di tengah situasi sulit ini. “Namun, saya mengusulkan kepada manajemen tim agar gaji bulan Maret ini dibayar utuh. Sebab pemain, pelatih, dan ofisial tim masih aktif menggelar sesi latihan hingga menjalani dua laga awal kompetisi musim ini. Persebaya sendiri saat ini berada di peringkat ke-15 klasemen sementara Liga1 2020. Klub Bajul Ijo baru menjalani dua pertandingan dengan hasil satu imbang dan satu kalah yang membuat mereka mengumpulkan tiga poin. (heq/fin)

Sumber: