Keperihatinan Penggiat Basket, Dari Jersey sampai Sepatu Dilelang

Keperihatinan Penggiat Basket, Dari Jersey sampai Sepatu Dilelang

JAKARTA - Pegiat bola basket Indonesia mulai dari pemain, mantan pemain hingga kalangan pesohor yang menggemari olahraga bola keranjang tersebut meramaikan media sosial dengan penggalangan dana melawan dampak pandemi virus corona di Tanah Air. Sejumlah memorabilia seperti jersey hingga sepatu basket dilelang oleh para pegiat basket Indonesia menggunakan tagar #BasketIndonesiaLawanCovid19 dan hingga saat ini unggahan serupa terus bertambah. Seluruh hasil lelang yang menggunakan tagar tersebut nantinya akan disalurkan melalui kampanye mantan manajer tim nasional bola basket putri Augie Fantinus yang membuka kanal di laman crowdfunding KitaBisa. Kampanye tersebut antara lain diperuntukkan penyediaan alat perlindungan diri (APD) bagi para tenaga medis yang berjuang menangani pasien Covid-19 di seluruh Indonesia serta pengadaan dan pendistribusian kebutuhan pokok bagi para ojek online dan pedagang keliling yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19. Salah satu pebasket Louvre Surabaya, Daniel Wenas, telah menutup lelang jersey yang ia kenakan di Liga Bola Basket Indonesia (IBL) musim ini, yang juga tertangguhkan karena pandemi COVID-19, dan terjual senilai Rp1,5 juta.

BACA JUGA: PESAWAT MELEDAK DI FILIPINA

Sementara itu hingga Minggu (29/3) malam kampanye KitaBisa yang diinisiasi Aguie Fantinus telah berhasil mengumpulkan Rp65.453.565 dari target Rp200 juta. Sebanyak Rp28.200.300 dari dana yang sejauh ini terkumpul telah disalurkan oleh Augie untuk pengadaan makanan bagi tenaga medis. Sebelumnya, pemain Amartha Hangtuah Abraham Wenas juga telah lebih dulu melelang dua buah jersey miliknya, secara total terjual senilai Rp7,3 juta, serta berhasil mengumpulkan dana donasi lain senilai Rp2,2 juta dan seluruhnya disalurkan kepada kampanye lain di KitaBisa yang diinisiasi oleh pesohor Arief Muhammad. Berdasarkan pemutakhiran data terkini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia telah tercatat 1.285 kasus orang positif Covid-19, dengan 64 di antaranya sembuh dan 114 korban meninggal dunia. Selain di Indonesia, langkah ini pun sebelunya dilakukan oleh atlet dunia. Seperti yang dilakukan kapten timnas Kenya Victor Wanyama. Seorang gelandang Major League Soccer yang sebelumnya selama tujuh musim bermain di Liga Premier, turut membantu negaranya dalam memerangi virus corona. Yayasan pemain Montreal Impact berusia 28 tahun itu, telah menyumbangkan 200 kit sanitasi yang dibutuhkan keluarga-keluarga tak mampu di kota kelahirannya di Nairobi lewat sebuah proyek yang bekerja sama dengan Palang Merah Kenya.

BACA JUGA: Hindari Mengucek Mata Jika Tak Ingin Alami Hal Ini

”Selama perang melawan virus corona ini, adalah penting bahwa kita semua rakyat Kenya turut andil dalam membantu menghentikan penyebaran virus ini," kata Wanyama dalam video media sosial seperti dikutip AFP. ”Jika kita semua memainkan bagian kita, kita akan mengalahkan ini,” tuturnya. Wanyama, yang mencetak tujuh gol dalam 56 penampilan bersama timnas Kenya, melakukan satu-satunya sebagai starter Montreal belum lama bulan ini sebelum musim kompetisi MLS dihentikan karena pandemi Virus Corona. Dia menghabiskan tiga musim bersama Southampton dan empat musim terakhir bersama Tottenham Hotspur, guna menjadi pemain Kenya pertama yang bermain untuk Liga Premier setelah dua musim di Liga Skotlandia bersama Celtic. (fin/ful)

Sumber: