Bayar Dukun Pelet, Lansia Malah Ditipu

Bayar Dukun Pelet, Lansia Malah Ditipu

MAROS - Berharap hubungan asmaranya berjalan mulus, wanita lanjut usia (lansia) di Maros, AI (59) malah ditipu. Tabungannya hilang Rp100 juta. AI merupakan warga Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Maros. Awalnya AI meminta dicarikan dukun. Sebab dia menyukai seorang lelaki. Ai ingin lelaki itu dipelet agar tertarik pada AI. Janda tua itu rela membayar dukun agar tujuannya tercapai. Namun belakangan, bukannya mendapatkan cinta sang lelaki, malah tabungannya hilang. Selain untuk tujuan asmara, AI juga membayar dukun untuk penglaris. Supaya tanahnya cepat laku. Lansia buta huruf itu ditipu sepasang suami istri, IS (48) dan ME (44). Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Mandai. Kanit Reskrim Polsek Mandai, Iptu Amilang, menjelaskan setelah tujuan korban memikat hati lelaki dan penglaris tanah tak tercapai, uangnya diminta dikembalikan. Akan tetapi IS tidak bisa mengembalikan uang tersebut. "Jadi korban ini sudah ditipu sekitar Rp100 juta lebih. Juga ada perhiasan," paparnya. Selama ini kata dia, si korban ini menutup diri dari anaknya. Nanti ATM-nya dicek sama anaknya, ternyata sudah kosong. Sehingga AI dan anaknya melaporkan kasus penipuan tersebut ke Polsek Mandai. "Saat proses transaksi, korban selalu ditemani oleh istri pelaku. Uang itu untuk membayarkan dukun di Madura," katanya. Pengakuannya jika uang itu ditransfer ke rekening dukun di Madura. Tapi setelah dilakukan penyelidikan ternyata uang itu dikirim ke rekening si suami atau tersangka sendiri. (rin/dir)

Sumber: