Penyelundup Memanfaatkan Situasi Corona

Penyelundup Memanfaatkan Situasi Corona

JAKARTA - Nasib penyelundup 'Batako Minerba Ikutan' tampaknya tak akan lebih baik dari para sopir yang sudah diamankan oleh Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Polda Bangka Belitung (Babel) tampaknya benar-benar geram atas ulah pelaku yang diduga memanfaatkan kesibukan aparat menghadapi badai corona atau covid-19 untuk menyelundup mineral ikutan itu ke luar daerah. Kabid Humas Polda Babel, AKBP Maladi kepada harian ini kemarin siang menyatakan, gudang pelaku yang ada di Air Gegas Bangka Selatan itu sebetulnya sudah lama menjadi target operasi pihak Polda. Namun perkembangan situasi akhir-akhir ini yang membuat jajaran kepolisian menjadi salah satu garda terdepan menghadapi covid-19, sehingga fokus penanganan tertunda. Dan agaknya peluang itu dimanfaatkan oleh pelaku. Namun usaha pelaku akhirnya tetap gagal di tangan polisi juga. Sebanyak 6 truk yang mengangkut beserta 7 sopir dan kernet diamankan Polda Sumsel. “Gudang di Air Gegas juga sudah kita segel. Saat ini penyidikan sedang berlangsung untuk kasus ini. Orang-orang yang terkait dengan kasus ini sedang terus kita periksa,” kata Maladi. Aktivitas illegal ini dikatakan Maladi terbilang nekad. Pasalnya pengangkutan diduga kuat telah melintasi setidaknya 4 wilayah hukum. Masing-masing, Polres Bangka Tengah, Pangkalpinang, Bangka dan Bangka Barat. Puncaknya penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok lalu ke Pelabuhan Tanjung Api-Api Palembang. “Mereka mengangkutnya ke Pelabuhan Muntok itu pakai truk-truk itu (yang sudah diamankan Polda Sumatera Selatan). Dari gudangnya mereka berangkat mengangkut melintasi jalan raya itulah. Baru di Pelabuhan Muntok sana dengan kapal Roro mereka menyeberang menuju ke gudang di Palembang yang kini sudah diamankan Polda sana,” ungkapnya. Terkait kasus ini semua, menurutnya, pihak Polda akan menindak pihak-pihak yang terlibat. “Tentu kita tidak main-main. Ini aktivitas illegal, harus ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. Siapapun yang terlibat harus ditindak tegas,” ujar Maladi. Seperti dilansir Babel Pos sebelumnya, Sebanyak 6 truk berisi mineral ikutan serta sopirnya telah diamankan pihak Reskrimsus Polda Sumatera Selatan. Dalam kasus ini juga modus penyelundupan terbilang kreatif, karena mineral ikutan tersebut guna menipu mata penegak hukum, terlebih seperti dicetak dalam bentuk batako. Sebanyak kurang lebih seribu 'batako' termuat di dalam setiap truk dan telah parkir di Mapolda Sumat\era Selatan.(eza)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: