Di Tengah Pandemi, Kopsyah BMI Beri Solusi

Di Tengah Pandemi, Kopsyah BMI Beri Solusi

TANGERANG- Meskipun pandemi virus korona masihberlangsung, kegiatan Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) di Provinsi Banten masih tetap berjalan. Ya, lembaga keuangan seperti koperasi menjadi aspek yang mendapat pengecualian dalam penerapan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah berjalan di Tangerang Raya (Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel) terhitung sejak hari ini (12/4).
Presiden Direktur Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara menjelaskan sampai saat ini kegiatan pelayanan keuangan masih terus berjalan. Pihaknya juga telah memberikan relaksasi pembayaran kepada anggotanya. Terhitung sejak tanggal 23 Maret sampai tanggal 3 April lalu telah meliburkan angsuran selama dua kali baik di Tangerang maupun sejumlah kantor pelayanannya se-Provinsi Banten. "Peliburan angsuran dilakukan tanpa syarat apapun. Selama libur, banyak anggota yang menghubungi kami, mau bayar angsuran, mau narik tabungan dan menanyakan kepastian penyaluran pembiayaan," ujarnya kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Minggu (12/4). "Jika ada yang benar benar tidak mampu bayar, Q.S. Al Baqarah 280 menegaskan dosa jika tetap ditagih. Jadi jangankan hanya tunda bayar, rumah saja kami kasih gratis. Uang angsuran itu pun selanjutnya kami salurkan ke anggota lagi yang memerlukan pembiayaan," ujar alumni Universitas Ibn Khaldun, Bogor, tersebut. [caption id="attachment_451695" align="alignnone" width="696"] Presiden Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara (Foto: Istimewa)[/caption] Dijelaskannya, para anggota mengaku pelayanan koperasi Kopsyah BMI sangat dibutuhkan di saat pandemi ini. Selama lembaga keuangan lainnya dihindari nasabah, para anggota Kopsyah BMI menjadikan koperasi tersebut sebagai solusi untuk tetap bertahan di tengah pandemi ini. Ya, prinsip pengelolaan dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota membuat Kopsyah BMI lebih dari sekedar koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah semata. BMI yang sudah tumbuh sejak tahun 2003 silam di Pantai Utara Kabupaten Tangerang , telah menjadi koperasi pemberdayaan masyarakat dan banyak kegiatan sosial yang telah lakukan selama ini. Termasuk pembangunan hibah rumah siap huni (HRSH) untuk anggota dan kaum duafa. " Di tengah pandemi ini, peran Koperasi Kopsyah BMI sangat dibutuhkan masyarakat," tambah pria kelahiran Mandailing Natal, Sumatera Utara, tersebut. Pola rembug kumpulan yang menjadi terapan Kopsyah BMI bertahun-tahun juga diubah. Salah satunya mengikuti semua ketentuan dan anjuran dari Pemerintah Daerah terkait protokol kesehatan tentang penanganan wabah Covid 19. "Sebelum beroperasi kami meminta izin dari Pak Bupati Tangerang A Zaki Iskandar sebelumnya. Pak bupati berpesan jangan sampai ada kumpulan kumpulan dan tidak lebih dari lima orang saja dan ini sudah kami terapkan,” tandas Kamaruddin Batubara. (fin/tgr)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: