Pasien Corona di Tangsel Butuh Ventilator

Pasien Corona di Tangsel Butuh Ventilator

KOTA TANGSEL -  Proses percepatan penanganan penyebaran COVID-19 di Kota Tangerang Selatan terus dilakukan. Salah satunya adalah menjadikan kawasan pertanian terpadu menjadi lokasi karantina bagi PDP dan ODP di Kota Tangerang Selatan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany menjelaskan,  selain menjadikan Gedung Kawasan Pertanian Terpadu sebagai Rumah lawan Covid -19, Pemkot juga mendapatkan beberapa bantuan berupa APD dari pihak ke tiga. Salah satunya adalah Ikatan Alumni Lemhanas RI, yang menyumbangkan 500 APD untuk pemerintah kota Tangsel. Airin juga menyampaikan bahwa Pemkot saat ini sangat membutuhkan ventilator guna perawatan PDP yang memiliki gejala berat, yang saat ini baru ada enam ventilator yang bisa digunakan oleh PDP. "Semoga ini menjadi perhatian. Bahwa kami di samping memiliki kebutuhan APD juga memiliki kebutuhan terhadap ventilator," ujar Airin. Sementara, Waketum IKAL Pusat, Komjen Pol ( Purn ) Togar Sianipar menjelaskan bahwa bantuan ini diberikan sebagaimana bentuk perhatian IKAL terhadap pemerintah Kota Tangerang Selatan. Dia berharap bantuan ini mampu membantu pemkot dalam memberikan pelayanan di tengah pandemi yang sedang berlangsung. "APD merupakan salah satu alat bantu tim medis dalam melakukan  pencegahan penularan virus ini, tim medis merupakan garda terdepan sehingga harus dibekali alat pelindung yang tepat dan kepada pemkot dan tim medis, agar bisa melalui masalah ini dengan maksimal, sehingga tidak ada lagi kasus baru bermunculan,” katanya. Jumlah warga Kota Tangerang Selatan, yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 dan menjalani perawatan hingga kini berjumlah 50 orang. Berdasarkan data yang dipublikasikan melalui situs lawancovid19.tangerangselatankota.go.id, hingga tanggal 13 April 2020, jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 berjumlah 69 kasus dengan rincian 50 orang masih menjalani perawatan, tiga orang sembuh dan 16 orang lagi meninggal dunia. Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), jumlah kasus ada 239 orang dengan rincian 202 orang masih dirawat, delapan orang sembuh dan 29 orang dinyatakan meninggal dunia. Kemudian untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), jumlah kasus sebanyak 630 orang dengan rincian, 522 masih dipantau dan 108 lagi selesai dipantau. (mul/fin)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: