Belajar Daring, Penilaian Jadi Sulit

Belajar Daring, Penilaian Jadi Sulit

TASIK – Proses pembelajaran secara daring ternyata tidak selalu berjalan mulus, baik itu di posisi murid ataupun pengajar. Banyak sekali kendala yang ditemui, mulai dari fasilitas sampai penilaian. Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tasikmalaya Bangbang Hermana MPd mengatakan salah satu yang menjadi kendala dalam pembelajaran daring yaitu penilaian rapor siswa. Menurutnya, banyak dari murid sekolah yang tidak mengumpulkan tugas, karena terkendala akses internet. ”Jadi untuk pemberian nilai sendiri guru-guru ada yang bingung, bagaimana mengisinya,” ungkapnya kepada Radar Minggu (26/4). Menurut dia, dalam poin penilaian akhir tahun, ada yang dihilangkan karena pembelajaran daring ini. ”Jadi saat akan mengisi nilai itu agak sulit, karena ada yang memberikan tugas dan ada juga yang tidak, karena berbagai pertimbangan,” ucapnya. Pertimbangan tersebut diantaranya karena tidak ada kuota dan akses internet atau murid tidak memiliki gadget. ”Karena kondisi seperti sekarang ini sudah saja kata saya juga beri saja mereka nilai,” ujarnya. Lanjut dia, permasalahan penilaian ini menjadi hal yang sangat dipikirkan tenaga pendidik saat ini, karena formulasi penilaian yang sulit. ”Kebanyakan murid SD memang banyak yang tidak memiliki gadget, ini yang menjadi kendala saat proses belajar daring seperti sekarang ini,” ucapnya. Selain itu, masalah kuota internet pun kerap dihadapi para guru terutama saat mereka mengirimkan video pembelajaran kepada murid. ”Tarohlah punya 20 peserta didik, seharinya itu kita harus mengirim video berukuran besar, bisa habis pulsa,” jelasnya. Lanjut dia, kuota internet Rp 75.000 hanya mampu dipakai hingga dua minggu. ”Kalau pulsa ini masih bisa difasilitasi lewat BOS, kalau service handphone-nya sendiri-sendiri,” katanya. Dia berharap wabah covid-19 bisa berakhir dan murid sekolah bisa mengikuti pembelajaran di sekolah. ”Proses belajar mengajar juga akan kembali normal,” ucapnya berharap. (den)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: