Politikus Partai Gelora, Fahri Hamzah bukan saja dikenal publik sebagai politikus yang vokal mengkritik pemerintah sewaktu duduk di DPR RI. Fahri juga mempunyai sisi seni dalam menulis puisi. Narasi-narasinya melangkolis dan menyentuh siapa saja yang membacanya. Terkqdang puisi yang ditulis Fahri, berkaitan dengan kondisi negara saat ini. Nah yang terbaru, mantan Wakil Ketua DPR RI ini menulis puisi soal HUT kemerdekaan RI 17 Agustus 2020. Berikut puisi Fadli: UNTUK NEGERIKU Dari lubuk hati, aku bisikkan cinta dan salam untuk negeriku, karunia Tuhan bernama Indonesia, sumber darah dan daging ku, sumber air dan udara bagi napas ku selamanya sampai aku mati dikubur di tanah ini. #DirgahayuRI Tuhan, terimalah syukur atas anugerah ini, kau beri kami kesempatan hidup dari atas tanah negeri katulistiwa ini, dengan cahaya matahari yang menghidupkan pohon dan rerumputannya, menggerak ombak dan gelombang pantai yang indah. Menghibur burung camar dan nelayan tua di tepi pantai.... Di pesisir nusantara.. Aku bersaksi negeriku adalah karunia terbesar bagi kami.... Maka aku akan menjaga amanah ini memakmurkan negeriku dan berdiri di sini, apapun yang terjadi mesti aku hanya sendiri. Meski badai melanda, meski goncangan datang bertubi-tubi... Bertahanlah negeri ku, bertahanlah, aku akan bersamamu sampai titik darah penghabisan atau apapun yang lebih dari itu. Aku akan memelukmu dan menerima akibatnya meski hangus dan menjadi debu. Bersabarlah negeriku, aku akan membawa mu kebanggaan, tanah dan airmu akan bersemu udara dan lau tmu akan berseri, dan Sangsaka Merah Putih akan berkibar tinggi... rakyat mu akan berdiri gagah dan garuda mu akan terbang... menjelajah ruang angkasa ! Janjiku padamu aku patrikan sepenuh hati. Mengiringi-gerimis dan semilir angin pantai... sawah dan padi yang menguning... sumber gizi dan kegembiraan hati... langit dan laut biru...sampai akhir masa ku...Sampai titik darah penghabisan...Senin, 17 Agustus 2020 #DirgahayuRepublikIndonesia 17 Agustus 1945 17 Agustus 2020
HUT RI ke-75, Puisi Fahri Hamzah Ini Menyentuh Banget
fin.co.id - 17/08/2020, 05:37 WIB
Mayoritas masyarakat Kalimantan tersinggung dengan ucapan Edy Mulyadi. Dia menyebut Kalimantan Timur yang menjadi ibu kota negara (IKN) merupakan tempat jin buang anak.
TERKINI
Terpopuler
1
Posraya Indonesia Ucapkan Selamat Bekerja kepada Kepala BGN Baru Nanik Sudaryati Deyang
2 hari lalu
2
Alasan Prabowo Pecat Kepala BGN Dadan Hindayana: Salah Satunya Masalah Kedisiplinan
2 hari lalu
3
Profil Nanik Sudaryati Deyang, Eks Jurnalis yang Kini Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
2 hari lalu
4
Izin IPAL Belum Lengkap, BGN Setop Sementara Operasional 13 Dapur MBG di Kudus
2 hari lalu
5
Sengketa Honorarium Berujung Pidana, Kasus Togar Situmorang! Dinilai Picu Polemik Perlindungan Hukum Profesi Advokat
1 hari lalu