Habib Nabiel Desak Polri Tangkap Ferdinand: Gak Setuju Makhluk Ini Bicara Semaunya

Habib Nabiel Desak Polri Tangkap Ferdinand: Gak Setuju Makhluk Ini Bicara Semaunya

JAKARTA, FIN.CO.ID - Penceramah Habib Nabiel Al Musawa ikut mendesak pihak kepolisian untuk menangkap pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean. Hal ini merupakan bentuk kekecewaan Habib Nabiel terkait cuitan kontroversi Ferdinand Hutahaean yang baru-baru ini membuat warganet geram. Habib Nabiel menyampaikan desakan tersebut melalui akun Twitter pribadinya @nabiel_almusawa, pada Rabu, 5 Januari 2022. "Tolong orang ini segera ditangkap @DivHumas_Polri @poldametrojaya..Kita gak setuju dg kelompok ekstremis dan radikal..," tulis Habib Nabiel. Habib Nabiel menegaskan ia tak terima jika Ferdinand bicara semaunya, ia berharap aparat bersikap adil. BACA SELENGKAPNYA: Cuitan Ferdinand Dinilai Intoleran, MUI Minta Polisi Tindak Tegas Ahok Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi "Tapi kita juga gak setuju makhluk seperti ini dibiarkan bicara semaunya.. Tunjukkan kesamaan di hadapan hukum.. Kita tunggu langkah tegas Polri, terimakasih!," sambungnya. Di sisi lain, Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menilai, cuitan Ferdinand tersebut menunjukan sikap intoleran karena memiliki pengetahuan dangkal. Amirsyah mengatakan bahwa cuitan Ferdinand yang membandingkan ‘Allah lemah dan kuat’ mengandung unsur penistaan agama sesuai UU No 1 Tahun 1965. Dia menjelaskan bahwa dalam UU tersebut pasal 1 ditegaskan setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan atau mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu agama yang dianut di Indonesia. Mengenai hal tersebut banyak warganet yang berikan komentar beragam di media sosial. "Mhn Pak Jenderal @ListyoSigitP atensi kegelisahan masyarakat umum atas ucapan ferdinan yang diduga akan menimbulkan percepecaham kehidupan berbangsa kita. Sekelas yang mulia @nabiel_almusawa bersuara itu tanda persoalan tersebut amat sangat serius. Tks" @lihubo*** "Mohon jangan sampai tdk diabaikan sama sekali suara kegelisahan ulama yg sudah sangat lembut dalam penyampaian dakwahnya, mohon pak kapolri @ListyoSigitP ambil tindakan untuk menjaga toleransi dan saling menghargai keyakinan satu sama lain dari potensi perusakan seperti ini" @gdewil***. (anr/fin)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: