Anies Positif Covid-19, Dr Tompi: Jangan Didoain Mampus

Anies Positif Covid-19, Dr Tompi: Jangan Didoain Mampus

JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan positif corona. Anies mengumumkan itu pada Selasa (1/12) siang. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini awalnya melalukan tes PCR pada Senin (30/11) kemarin usai Wagub Riza Patria terkonfirmasi positif corona. Kabar Anies positif covid-19, ramai dibicarakan warga net. Ada yang mendoakan kesembuhan Anies, ada yang memuji Anies atas keterbukaannya, namun ada pula yang mengaku senang dengan kabar Anies tersebut. "Cuma seneng doang kok amit-amit ga mau doain yang jelek-jelek, cuma seneng aja itu kan efek ulah dia sendiri, jelas-jelas ada orang dari Luar Negeri kudunya diingatkan buat karantina mandiri eh doi malah sungkem," tulis akun twitter @desintad**** "Aku mah orangnya baik hati om, Kalo ada orang yg aku gak suka lg sakit,biasanya aku doain "Semoga diberi umur panjang,dan sakit yg berkepanjangan" Gitu wae kok," kata akun @mas_*** "kita tuh saking sayangnya pengen beliau bersama Sang Pencipta :') biar sudah tyduck ada beban," tulis pengguna twitter @@xsisk**. Menanggapi itu, penyanyi sekaligus dokter Teuku Adifitrian, alias Dr Tompi mengimbau netizen agar tidak mendoakan yang buruk. Dia meminta doakan cepat sembuh agar bisa kembali bekerja. "Kawan-kawan kalau ada orang yang kamu gak suka kena covid, jangan girang! Jangan didoain mampus. Doakan lekas sehat, dan bila sudah sehat bisa lebih bijaksana," ucap Dr Tompi di twitternya, Selasa (1/12). [caption id="attachment_496791" align="alignnone" width="602"] Cuitan dr Tompi di twitter.[/caption] Sebelumnya, Komisaris Ancol, Geisz Chalifah juga mengaku heran dengan komentar miring terhadap Anies Baswedan setelah positif Covid-19. Geisz menilai, para pendengki memanfaatkan momen ini untuk meluapkan kebenciannya ke Anies. “Jagad media ramai dgn pengumuman dari Anies secara terbuka bahwa dia terkena covid. Tak terhitung jumlah yg mendoakan tapi ada pula yg memanfaatkan untuk melampiaskan kedengkian,” tulis Geisz di akun twitternya, Selasa (1/12). “Mereka itu entah diberi makan apa oleh ibunya saat dalam kandungan, sedikit akhlak pun mereka ga miliki,” kata Geisz. (dal/fin)

Sumber: