Erick Thohir Bakal Terus Pangkas Anak Cucu BUMN Untuk Efisiensi

Erick Thohir Bakal Terus Pangkas Anak Cucu BUMN Untuk Efisiensi

  JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan akan terus melakukan pemangkasan anak dan cucu perusahaan BUMN, demi efisiensi dan optimalisasi kinerja holding BUMN. Ia mengungkap, beberapa anak dan cucu perusahaan BUMN hingga saat ini sudah dipangkas, antara lain di Pertamina, PTPN, hingga tELKOM. "Kita harus terus melakukan efisiensi dan jumlah daripada anak cucu BUMN itu kan banyak. Maka itu kita sudah menutup 74 anak dan cucu perusahaan BUMN. Di Telkom sudah ada 17, di Pertamina sudah ada 26 dan di PTPN grup itu 24," ujar Erick di Jakarta, Rabu (1/12/2021). BACA JUGA: Pimpinan MPR Serukan Jokowi Pecat Sri Mulyani, Ini Jawaban Menohok Kemenkeu Meski demikian, Erick memastikan tidak ada pengurangan karyawan, meskipun perusahaannya dilebur menjadi satu. "Dan ini artinya apa, yang menarik adalah ketika ini ditanya apakah ada pelepasan tenaga kerja, ya tidak juga. Karena tentu dengan berkembangnya usaha tenaga kerja tetap terserap," tuturnya. Erick mengklaim, anak cucu perusahaan BUMN membuat induk usaha BUMN atau holding menjadi tidak efisien. Keuntungan yang seharusnya bisa dipergunakan untuk pengembangan usaha, menjadi terserap untuk menghidupi anak cucu perusahaan. "Ini terlalu banyak sel-sel company yang tidak efisien dan efektif. Jadi buat apa kita punya holdingnya sehat, tapi dibuatlah anak cucu yang menyedot daripada keuntungan holdingnya. Ini yang harus kita bongkar, stop dan kurangi, supaya ingin membuat holding-holding yang kuat dalam menghadapi persaingan pasar," tegasnya. (git/fin)

Sumber: