Istana: Presiden Tidak Ada Rencana Reshuffle

Istana: Presiden Tidak Ada Rencana Reshuffle

JAKARTA - Isu reshuffle kabinet kembali berhembus kencang. Kabarnya, Presiden Joko Widodo akan mengganti sejumlah menteri pada Rabu Pon, 8 Desember 2021 mendatang. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menegaskan hingga saat ini tidak ada rencana Jokowi melakukan perombakan kabinet. "Sampai sekarang tidak ada rencana tersebut. Sampai sekarang ya. Semua menteri tetap bekerja seperti biasa. Begitu juga dengan para wamen (wakil menteri) tetap bekerja. Bahkan, harus lebih waspada setelah ada varian baru Omicron. Terlebih nanti ada libur Natal dan Tahun Baru 2022," ujar Pratikno di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (1/12). Menurutnya, semua jajaran pemerintahan mengantisipasi agar perekonomian tetap bergerak. Di sisi lain dan COVID-19 tetap terkendali. "Jadi semua fokus bekerja," imbuhnya. Isu terkait perombakan kabinet menguat sejak pertemuan petinggi partai koalisi dengan Presiden Jokowi di Istana, 25 Agustus 2021 lalu. Yang menjadi perhatian, kala itu pertemuan turut dihadiri Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), yang kemudian disebut sebagai Sahabat Baru Koalisi Jokowi. Hal tersebut menimbulkan dugaan bahwa PAN akan segera diajak ikut masuk dalam jajaran kabinet Jokowi-Ma'ruf, melalui mekanisme perombakan kabinet. Sementara itu, Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan pihaknya tidak akan mempengaruhi keputusan Jokowi soal reshuffle kabinet. Menurutnya, Gerindra menaruh kepercayaan penuh kepada Jokowi. Alasannya, reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden. "Gerindra percaya sepenuhnya ke Presiden Jokowi untuk melakukan tindakan apa saja sebagai kepala pemerintahan," kata Muzani.(rh/fin)

Sumber: