Pakar Kesmas Sebut Vaksin Terbukti Cegah Penyakit Sejak 2 Abad Lalu

Pakar Kesmas Sebut Vaksin Terbukti Cegah Penyakit Sejak 2 Abad Lalu

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Ede Surya Darmawan menyebutkan vaksin telah terbukti secara klinis ampuh mencegah berbagai penyakit sejak 2 abad silam. "Sebagai salah satu upaya protektif yang spesifik terhadap penyakit tertentu, dan ini merupakan salah satu metode kesehatan masyarakat yang sudah berlangsung kurang lebih sekitar 200 tahun, artinya sudah jelas efikasinya," kata Ede dalam diskusi virtual, Kamis (10/12). Ia menjelaskan, keefektifan atau manfaat vaksin telah terbukti mencegah virus dan bakteri untuk menyerang tubuh manusia dan membuatnya sakit. Ede juga menerangkan pemerintah Indonesia sudah lama menjalankan program imunisasi dasar lengkap untuk bayi dan anak guna melindunginya dari penyakit yang bisa dicegah. Ede berharap masyarakat memandang program vaksinasi Covid-19 juga seperti halnya program imunisasi dasar pada bayi dan anak yang wajib dilakukan guna mengurangi risiko jatuh sakit terhadap penyakit tertentu. Hingga saat ini, PT Bio Farma bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran Bandung masih menyelesaikan uji klinis tahap tiga untuk vaksin Sinovac asal China yang akan digunakan di Indonesia. Ede menyebut masyarakat harus bersabar menunggu penyelesaian uji klinis dan evaluasi terhadap vaksin tersebut. "Yang diimuniasi vaksin Covid-19 yang diharapkannya juga seperti itu. Karena masih dalam tahap perkembangan, beberapa vaksin itu harus diamati dan dipantau dengan sebaik-baiknya sehingga tidak menghasilkan dampak ikutan setelah imunisasi," kata Ede. Dia juga menyampaikan vaksinasi lebih banyak memberikan keuntungan dibandingkan kerugian. Menurut Ede, efek samping dari imunisasi paling banyak ialah demam pascaimunisasi atau menimbulkan ruam. Namun, setelahnya orang tersebut memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik dari sebelumnya terhadap suatu penyakit. Dia juga mengingatkan meskipun sudah ada vaksin yang siap digunakan di Indonesia, masyarakat tetap wajib menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan virus corona. Dia mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun. (riz/fin)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: