Pandemi, Harga Rumput Laut Belum Stabil

Pandemi, Harga Rumput Laut Belum Stabil

PANGKEP - Petambak di Kelurahan Pundata Baji, Kecamatan Labakkang mengeluhkan harga rumput laut hasil panennya masih di bawah harga biasanya. Salah seorang petambak rumput laut, Rahmatia mengungkapkan, harga rumput laut panen tahun lalu Rp24 ribu per kilogram, kini harganya anjlok menjadi Rp14 ribu per kilogram. Itu merupakan rumput laut hasil panen yang telah dikeringkan jenis Euchema Cottoni yang banyak dibudidayakan petambak di Kelurahan Pundata Baji. "Biasanya kita masih dapat harga Rp24 ribu sudah dikeringkan. Tetapi sekarang harganya Rp14 ribu, turun sekali dari biasanya. Tidak ada untung jika harga masih seperti ini," ujarnya seperti dikutip dari Harian Fajar (Fajar Indonesia Network Grup). Tidak hanya harga yang turun, hasil panen pun diakui tidak sebaik tahun sebelumnya. Menurutnya, kini hasil panen rumput laut tidak sebaik dulu."Mungkin pengaruh air laut juga jadi hasilnya tidak bagus dan banyak lumutnya," paparnya. Begitupun dengan harga rumput laut basah atau yang dijadikan bibit, juga ikut mengalami penurunan. Biasanya harga bibit Rp6 ribu per kilogram, kini hanya Rp4 ribu per kilogram saja. Senada dengan itu, Pendamping Pembudidaya Rumput Laut, Wahyuni membenarkan merosotnya harga sejak pandemi melanda. Biasanya harga mencapai 18ribu-20ribu per kilogramnya, kini hanya Rp14ribu per kilogramnya untuk rumput laut kering. "Sekarang sudah musimnya lagi nelayan turun budi daya rumput laut. Namun harganya belum naik sejak Korona melanda. Tahun lalu masih dapat sampai Rp20 ribu per kilogram. Sekarang hanya Rp14 ribu per kilogramnya saja," ucapnya. Kepala Bidang Pembudidayaan Dinas Perikanan, Muh Arsyad Djamal membenarkan anjloknya harga rumput laut. Ia menyebut harga yang turun disebakan hasil produksi yang menurun juga pasar yang terbatas sejak Covid-19. "Hasil produksi rumput laut yang menurun dari kualitas biasanya disebabkan kondisi pasca panen yang belum maksimal, sehingga harga rumput laut pun turun. Masalah harga itu dipengaruhi kualitas rumput laut juga yang kurang bagus hasilnya," ungkapnya.(fit/dni)

Sumber: