Robinho Divonis 9 Tahun Penjara

Robinho Divonis 9 Tahun Penjara

MILAN - Sebuah Pengadilan Banding di kota Milan, Italia, menjatuhkan vonis 9 tahun penjara pada Robinho. Mantan bintang Real Madrid, AC Milan, dan Manchester City itu terbukti terlibat dalam aksi pemerkosaan bersama teman-temannya. Robinho dan temannya Ricardo Falco, dituduh memperkosa seorang gadis Albania berusia 23 tahun. Pemerkosaan terjadi pada 22 Januari 2013 di sebuah klub di kota Milan. Saat itu, Robinho masih membela Milan.

BACA JUGA: Bintang Emon Jadi Sosok Paling Banyak Dicari di Google, Hyun Bin pun Kalah Pamor

“Hukuman ini adalah contoh dari perlindungan bagi kaum wanita, dan bukti bahwa sistem (hukum di negara ini) bekerja sebagaimana mestinya,” kata pengacara korban yang namanya dirahasiakan itu, Jacopo Gnocchi, dalam sebuah pernyataannya di hadapan media, yang dikutip FIN dari MARCA, Jumat (11/12). Meski demikian, Robinho belum akan menjalani hukuman penjara karena masih memiliki kesempatan banding. "Sistem pengadilan Italia memiliki sistem empat level banding, jadi Robinho belum dipaksa untuk masuk penjara," tulis Football Italia. Gara-gara kasus ini, klub Brazil Santos, yang belum lama ini mengumumkan comeback sang pemain, memutuskan membatalkan kontrak kedua belah pihak. Hal ini berkaitan dengan tekanan eksternal, yang ditimbulkan kasus pelecehan seksual, yang melibatkan pemain 36 tahun tersebut.

BACA JUGA: Polda Jabar Layangkan Surat Pemanggilan Kedua terhadap Habib Rizieq Shihab

Dalam pernyataan singkatnya, klub yang berbasis di Vila Belmiro, Sao Paolo itu, menyebutkan bahwa pembatalan kontrak ini, lantaran untuk memberi waktu dan ruang bagi sang pemain, untuk fokus dalam kasus yang menimpanya. “(Pembatalan kontrak ini) adalah agar sang pemain dapat berkonsentrasi sepenuhnya pada upaya pembelaannya, dalam kasus yang masih bergulir di Italia tersebut”. Sementara itu, mantan bintang Timnas Brazil tersebut mengaku dirugikan dengan pemberitaan media setempat. Dia menyebut pemberitaan buruk atas dirinya ini, didasarkan pada tuduhan yang tak berdasar. “Saya merasa seperti (presiden Brazil) Jair Bolsonaro (terkait kasus kebakaran Hutan Amazon). Semua pihak menyerang saya. Di Turki dan Italia tidak sampai demikian. Di sini, di Brazil, mereka memprioritaskan berita buruk (seperti kasus yang menimpa saya ini). Mereka menuduh saya tanpa bukti,” kata Robinho seperti dikutip FIN dari BBC Sport. Kasus kekerasan seksual yang melibatkan Robinho ini bukanlah yang pertama kali. Di tahun 2009, saat masih membela Manchester City, kasus serupa juga menyerat namanya. Dikaitkan dalam pemerkosaan yang terjadi di sebuah kelab malam di Leeds, Robinho dibebaskan dengan jaminan, dan menampik segala tuduhan yang diarahkan padanya.(ruf/gw/fin)

Sumber: