Bintang Kejora Berkibar di Jayapura, TNI Tertembak OPM

Bintang Kejora Berkibar di Jayapura, TNI Tertembak OPM

JAYAPURA – Bendera Bintang Kejora berkibar di depan Mapolda Papua, Kota Jayapura. Di tempat lain, seorang anggota TNI tertembak OPM. Bendera Bintang Fajar atau Bintang Kejora, dikibatkan sekelompok orang di depan GOR dan Mall Jayapura, Rabu (1/12). Aksi pengibaran bendera ini bertepatan dengan Peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Papua ke-60 tahun atau sejak 1, Desember 1961. Video upacara pengibaran bendera Bintang Kejora berdurasi 1 menit 2 detik viral di media sosial. Dalam rekaman di video tersebut, upacara dan pengibaran bendera bintang kejora dilakukan di Gor Cenderawasih sekira pukul 11.00 WIT. Selain mengibarkan bendera bintang kejora di GOR Cenderawasih, tujuh orang warga juga melewati depan Polda Papua. Mereka membawa bendera dan spanduk bertuliskan Indonesia segera membuka akses bagi tim investigasi Komisi Tinggi HAM PBB ke West Papua. Saat melewati Markas Polda Papua, ketujuhnya langsung digiring ke Mapolda Papua untuk dimintai keterangan. Dirkrimum Polda Papua Kombes Pol Faizal Ramadhani menyampaikan, ketujuh orang tersebut sedang dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan oleh Penyidik Krimum Polda Papua. Sementara itu, Anggota TNI Pratu Rahmat Arif Hakim tertembak oleh kelompok separatis teroris (KST) OPM di distrik Surusuru, Yahukimo. Dia dibawa ke Jayapura menggunakan pesawat Wings Air ATR 72-600, Selasa (30/11). Pratu Rahmat Arif Hakim mengalami luka tembak di dada saat kontak tembak dengan KST OPM. Dijelaskan oleh Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Reza Nur Patria kontak tembak ini terjadi antara Satgas TNI dengan KST OPM di Distrik Surusuru. (yud/fia/luc/cepos)

Sumber: