Penyerang MU Edinson Cavani Didakwa Lakukan Tindakan Rasisme

Penyerang MU Edinson Cavani Didakwa Lakukan Tindakan Rasisme

JAKARTA - PSSI-nya Inggris (FA) mendakwa penyerang Manchester United (MU) Edinson Cavani (33) melakukan pelanggaran berat terhadap peraturan FA karena menggunakan istilah rasial negrito dalam sebuah unggahan Instagram bulan lalu. "Diduga bahwa komentar yang diunggah di halaman Instagram pemain Manchester United FC itu menghina dan/atau kasar dan/atau tidak pantas dan/atau membuat sepak bola menjadi buruk," kata FA dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Kamis (17/12). "Lebih lanjut diduga bahwa komentar tersebut merupakan 'Pelanggaran yang Diperburuk' ... karena menyertakan referensi, baik tersurat maupun tersirat, untuk warna dan / atau ras dan / atau asal etnis," sambung penyataan FA. Menanggapi hal itu, MU ikut angkat suara. The Red Devils mengatakan Cavani tidak memiliki niat yang buruk dalam unggahan tersebut. "Edinson dan klub sudah jelas bahwa sama sekali tidak ada niat jahat di balik pesan itu, yang ia hapus dan minta maaf, segera setelah ia diberitahu bahwa itu bisa saja disalahartikan," kata MU dalam situs resmi mereka. Sementara itu, penggawa Timnas Uruguay itu telah meminta maaf atas unggahan yang ia unggah seusai United mengalahkan Southampton 3-2 pada 29 November 2020 lalu itu. Ia berdalih istilah yang disematkan dalam keterangan unggahan merupakan ucapan salam kepada temanya. Cavani pun memiliki tenggat waktu hingga 4 Januari untuk merespons dakwaan tersebut. (riz/fin)

Sumber: