PSM Harus Lebih Profesional

PSM Harus Lebih Profesional

MAKASSAR - PSSI resmi merekomendasikan Bali United dan Persija Jakarta untuk berlaga di AFC Cup 2021. Padahal PSM berstatus juara Piala Indonesia. Jatah PSM diberikan ke Persija dikarenakan dinyatakan tidak lolos linsensi AFC 2020. Apalagi PSSI dideadline AFC untuk mengutus nama klub paling lambat 22 Desember. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan, Bali United juara Liga I 2019 dan Persija runner up Piala Indonesia 2018/2019. "Dua tim ini juga memenuhi persyaratan dan mendapatkan lisensi klub profesional saat proses AFC Club Licensing Cycle tahun 2020," katanya melalui situs resmi PSSI seperti dikutip dari Harian Fajar (Fajar Indonesia Network Grup).

BACA JUGA: Polda Metro Pelajari Laporan FPI Soal Haikal Hassan Mimpi Bertemu Rasulullah

Soal itu, Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim mengaku, manajemen PSM mendukung siapa pun pengganti yang ditunjuk PSSI. "Mudah-mudahan bisa lancar menggelar pertandingan sesuai venue dan jadwal," katanya. Sebab, pada dasarnya, masalah penyelenggaraan yang menjadi kekhawatiran PSM sebelum-sebelumnya. Ia berandai-andai, apabila PSM lolos AFC, pihaknya tidak tahu akan bermain di mana. Juga, mengenai izinnya. Tidak lolos club licensing bukanlah akhir dari segalanya. Justru ini menjadi momentum agar kedepan, manajemen PSM didukung seluruh stakeholder sepak bola bisa kembali lebih maksimal agar bisa tampil di level internasional lagi.

BACA JUGA: PKS Desak Pemerintah Turun Tangan Bentuk TGPF Kasus Tertembak 6 Laskar FPI

Dalam prosesnya, kata dia, PSM telah memenuhi kewajiban dengan mengikuti Club Licensing 2020. Bahkan, PSM menjadi klub pertama yang menuntaskan item-item penilaian club licensing 2020. Hasilnya, PSM tidak memenuhi persyaratan. Seperti musim-musim sebelumnya, ada lima kriteria penilaian AFC Club Licensing. Kelimanya menyangkut keolahragaan, infrastruktur, personal dan administrasi, legal, dan finansial. PSSI mencatat semua klub Liga I ikut proses itu. Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengutarakan, hanya saja dari segi infrastruktur yang belum maksimal. “Salah satunya PSM Makassar,” bebernya. Pihaknya berharap banyak klub yang betul-betul profesional. "Harapan agar yang membuktikan ke dunia bahwa Indonesia sudah berada dalam track menuju industri sepak bola," ujarnya. "Karena semakin banyak klub profesional di Indonesia, semakin maju dan jaya sepakbola Indonesia. PSSI ke depan akan menyiapkan National Club Licensing untuk kita terapkan di Liga 1 dan Liga 2," tuturnya. (sal/abg)

Sumber: