Lapor Haikal Hassan Karena Mimpi Nabi, PSI Bantah Husin Alwi Kader PSI: Sudah Dipecat Sejak 2018

Lapor Haikal Hassan Karena Mimpi Nabi, PSI Bantah Husin Alwi Kader PSI: Sudah Dipecat Sejak 2018

JAKARTA- Nama Husin Alwi Shihab jadi bahan perbincangan publik di media sosial setelah dia mempolisikan Ustad Haikal Hassan Baras hanya karena mengaku bermimpi Rasulullah. Banyak yang mengenali Husin sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun PSI membantah itu. Ketua DPP PSI Tsamara Amany mengatakan, Husin Alwi telah dipecat dari PSI sejak 2018. "Pelapor sudah di-nonaktifkan sejak tahun 2018 sebagai politisi PSI berdasarkan rapat pleno DPP PSI," kata Tsamara di twitternya menanggapi berita Husin yang melapor Haikal Hassan, Jumat (18/12). Dikutip dari situs resmi PSI, Husin Alwi dinonaktifkan dari PSI karena melanggar nilai-nilai kedisiplinan PSI yang menjadi dasar perjuangan PSI. "“Berdasarkan rapat pleno DPP PSI, kami memutuskan menonaktifkan Bro Husin dengan alasan telah melanggar nilai-nilai PSI soal penghargaan kepada perempuan,” kata Wasekjen PSI, Satia Chandra Wiguna, dalam keterangan pers dikutip laman PSI. Dikatakan, penonaktifan itu sebagai langkah PSI yang berupaya konsisten dengan nilai-nilai yang diperjuangkan. “Jika ada kader yang tidak sepakat dengan DNA (nilai dasar) PSI terpaksa kami harus melepas mereka. PSI sangat serius dalam menegakkan nilai-nilai kami sehingga terhitung hari ini DPP PSI menonaktifkan keempat kader tersebut,” pungkas Chandra. Husin Alwi dikenal banyak mempolisikan mereka yang beroposisi dan kerap mengkritik pemerintah. Husin telah mempolisikan Ustad Maaher At Thuawailibi terkait ujaran kebencian kepada Habib Luthfi bib Yahya. Saat ini Maaher telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan untuk 20 hari ke depan. Yang terakhir, Husin polisikan Ustad Haikal Hassan Baras karena mengaku bermimpi ketemu Rasulullah dalam mimpi. (dal/fin).  

Sumber: