Kasus Aktif COVID-19 Capai 15,08 Persen

Kasus Aktif COVID-19 Capai 15,08 Persen

JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengingatkan semua pihak kasus aktif COVID-19 telah mencapai 15,08 persen per 13 Desember 2020 lalu. "Angka ini lebih tinggi dari angka tertinggi kasus aktif di November. Ini merupakan alarm untuk kita semua," kata Wiky dalam diskusi virtual di Jakarta, Sabtu (19/12). Pada bulan lalu, rata-rata kasus aktif di tingkat nasional yakni 12,8 persen dengan angka tertinggi mencapai 13,78 persen. "Jadi rata-rata kasus aktif ini sudah mencapai 14,39 persen. Ini angka yang tinggi untuk kita," imbuhnya. Berdasarkan data per 17 Desember 2020, kasus pasien meninggal harian juga masih bertambah. Yaitu sebanyak 142 kasus dan kumulatifnya menjadi 19.390 kasus atau 3,0 persen dari pasien terkonfirmasi. Di sisi lain, data yang dikumpulkan oleh Bersatu Lawan COVID-19 menunjukkan adanya tren tingkat kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan mulai membaik. Namun kasus aktif tetap masih tinggi. Wiku mengatakan peningkatan kasus beberapa waktu terakhir disebabkan oleh tingkat penularan dari satu individu ke individu lain juga masih tinggi. Selama sepekan terakhir, Satgas telah memantau 17 juta orang yang tersebar di 6,5 juta titik yang mencakup 34 provinsi. Dari hasil itu ditemukan perkembangan positif kabupaten dan kota dalam hal memakai masker. "Meskipun ada perkembangan positif, masyarakat masih harus tetap melaksanakan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Karena selama ibi perilaku masyarakat fluktuatif atau berubah dari waktu ke waktu," jelasnya.  Oleh karena itu, ketahanan bersama merupakan kunci utama dalam menurunkan kasus COVID-19. (rh/fin)

Sumber: