Ade Armando: Alquran dan Hadis Tidak Haramkan Ucapan Selamat Natal

Ade Armando: Alquran dan Hadis Tidak Haramkan Ucapan Selamat Natal

JAKARTA- Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando menilai, dalam Islam tidak ada narasi yang tegas melarang ucapan selamat natal kepada umat Kristiani. "Alquran tidak pernah mengatakan apa-apa soal natal demikian tidak ada satu pun hadis yang bicara soal natal," ujar Ade Armando dikutip FIN.co.id dari chanel YouTube Cokro TV, Ahad (20/12). Dosen Ilmu Komunikasi ini menilai, larangan selamat natal itu datang dari kelompok Islam yang berpikiran sempit. Merek menyebar di Indonesia sejak tumbuhnya kekuatan kaum radikal yang dipengaruhi kaum Wahabi sejak 20-30 tahun terkahir "Isu ini baru muncul sejak munculnya kaum radikal yang memperjuangan syariah dan negara Islam di Indonesia yang menempatkan ummat Kristen sebagai musuh utama," kata Ade Armando. Ade Armando juga mengimbau agar tidak percaya dengan fatwa Majelis Ulama (MUI) Jawa Timur yang pernah mengeluarkan fatwa haram ucapan natal. "MUI Jawa timur pernah mengajarkan himbauan agar ummat Islam tidak mengucapkan selamat natal. Tapi imbauan itu tak perlu didengar karena di dalamnya ada catatan dikecualikan bagi wakil presiden Indonesia KH Maruf Amin jadi buat apa didengar," katanya. Sementara MUI Pusat, menurut Ade Armando, tidak pernah mengeluarkan fatwa haram ucapan natal. Memang ada tapi pada tahun 1981 namun hanya soal ritual. "MUI tidak pernah mengeluarkan fatwa haramkan ucapan natal. Yang pernah dikeluarkan MUI pada 1981 adalah larangan bagi ummat Islam untuk mengikuti upacara natal yang di dalamnya terdapat kegiatan peribadatan umat Kristen," paparnya. Kata dia, MUI saat itu dipimpin oleh Buya Hamka. Buya Hamka menjelaskan bahwa yang dilarang adalah mengikuti kegiatan peribadatan seperti kebaktian, misa dan sejenisnya. "Jadi jelas tidak ada fatwa MUI yang menyatakan umat Islam dilarang mengucapkan selamat natal. Jadi tudingan bahwa MUI dan Buya Hamka mengeluarkan larangan ucapan natal adalah kebohongan total," katanya. (dal/fin). 

Sumber: