Haikal Hasan Ditanya Bukti Mimpi Rasulullah, Refly Harun: Yang Bermasalah Itu Orang yang Melapor

Haikal Hasan Ditanya Bukti Mimpi Rasulullah, Refly Harun: Yang Bermasalah Itu Orang yang Melapor

JAKARTA- Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menilai, kasus mimpin bertemu Rasulullah oleh Haikal Hasan Baras yang dipolisikan bermasalah. Sebab tidak ada delik hukum yang mengatur soal mimpi. Menurut Refly, yang masalah adalah orang yang melaporkan mimpi Haikal Hasan itu. "Haikal Hasan menceritakan pernah bermimpi bertemu Rasulullah. Tidak ada yang salah. Tapi kalau ditanya bukti, itu yang bermasalah. Yang jadi masalah itu orang yang melaporkan dan membuat mimpi ini harus diperiksa," ucap Refly Harun dikutip chanel YouTubenya, Rabu (30/12). Refly menilai, sangat tidak masuk akal bahwa mimpi dipolisikan. Apalagi dipaksa untuk membuktikan mimpi tersebut. "Bayangkan betapa absorudnya masalah ini bagimana bisa membuktikan bahwa seseorang itu bermimpi atau tidak," kata Refly Harun. Refly menjelaskan mimpi tidak bisa dibuktikan sebab tidak ada alat untuk membuktikannya. Kemudian mimpi merupakan wilayah privasi yang hanya terkait dengan orang yang bermimpi. "Mimpi itu wilayah yang sangat privat yang hanya terkait dengan orang yang bermimpi. Tidak ada alat yang memverifikasi apakah mimpi itu benar atau tidak," paparnya. Refly menilai, kasus ini terjadi karena adanya gejala buruk hukum di Indonesia yang mana adanya saling lapor melapor. "Bayangkan mimpi segala dilaporkan. Padahal tidak ada tindak pidana ketika orang bermimpi dan menceritakan mimpinya. Tinggal yang mendengarkan mau percaya atau tidak itu terserah mereka," katanya. Diketahui, Haikal Hassan telah selesai menjalani pemeriksaan. Ia diperiksa hampir selama tujuh jam oleh Ditkrimsus Polda Metro Jaya, Senin (28/12) lalu. Haikal Hassan dilaporkan Sekjen Forum Pejuang Islam Husin Shahab atas dugaan menyebar berita bohong karena menyampaikan klaim mimpi bertemu Rasulullah. Pernyataan soal mimpi itu disampaikan saat proses pemakaman lima laskar FPI di Megamendung, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Dalam pemeriksaannya yang bersifat klarifikasi itu, Haikal Hasan ditanya soal bukti mimpi bertemu Rasulullah. "Saya ditanya apa bukti Haikal Hassan bermimpi dengan Rasulullah. Bermimpi berjumpa dengan Rasulullah apa buktinya. Siapa yang bisa jawab bukti (tersebut)," ujarnya di Mapolda Metro Jaya. Haikal Hassan mengaku merasa lucu ketika ditanya penyelidik mengenai bukti bermimpi Rasulullah. "Yang paling lucu adalah apa bukti Haikal Hassan bermimpi berjumpa dengan Rasulullah," tutur pria yang bisa disapa Babe Haikal ini. (dal/fin). 

Sumber: