JAKARTA - General Manager Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Agus Pandu membenarkan bahwa pihaknya mewakili PT Angkasa Pura I (Persero) melaporkan tindakan eksibisionis yang dilakukan oleh tersangka Siskaeee dengan memamerkan bagian intim payudara di tempat umum, di area bandara YIA. Agus Pandu mengatakan, tindakan tak senonoh yang dilakukan Siskaeee itu merugikan perusahaan, dan menjatuhkan citra bandara kebanggaan Angkasa Pura I, yaitu bandara YIA. Pelaporan ini juga dilakukan demi membuat efek jera agar tindakan eksibisionis tidak dilakukan pelaku-pelaku lain, karena hal itu tidak sesuai dengan norma ketimuran yang dianut bangsa Indonesia. "Betul Angkasa Pura (I) melaporkan atas adanya viral video pornografi yang tersebar. Bandara YIA merasa terganggu dan dirugikan citranya," demikian disampaikan Agus Pandu kepada Fin.co.id, saat dikonfirmasi pada Senin (6/12/2021). BACA JUGA: Pamer Payudara, Siskaeee Resmi Tersangka Adapun mengenai kronologis kejadian serta langkah antisipatif yang akan dilakukan Bandara YIA maupun Angkasa Pura I pada umumnya, Agus Pandu mengaku masih akan mempelajarinya lebih dalam. "Untuk kejadian masih dipelajari," tegasnya. Sebagaimana diketahui, Polisi menetapkan perempuan bernama Siskaeee menjadi tersangka. Ini setelah aksi eksibisionisnya di Bandara YIA, Kulon Progo, viral di media sosial. Siskaee diperiksa secara intensif sejak Minggu (5/12/2021) pagi di Mapolda DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta). “Status S saat ini sudah menjadi tersangka,” kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto, Minggu (5/12/2021). Sebelumnya, Siskaeee ditangkap Subdit Direktorat Kriminal Khusus Polda DIY saat berada di stasiun daerah Bandung, Jawa Barat. Pemeriksaan dilakukan usai tersangka menjalani istirahat yang cukup. Perempuan tersebut diamankan seorang diri. “Setelah cukup istirahatnya dilakukan pemeriksaan oleh penyidik,” imbuhnya. (git/fin)
Laporkan Siskaeee "Pamer" Payudara, GM Bandara YIA: Citra Perusahaan Terganggu
fin.co.id - 06/12/2021, 07:27 WIB
Mayoritas masyarakat Kalimantan tersinggung dengan ucapan Edy Mulyadi. Dia menyebut Kalimantan Timur yang menjadi ibu kota negara (IKN) merupakan tempat jin buang anak.
TERKINI
Terpopuler
1
Prancis vs Pantai Gading 1-2, Les Bleus Tersungkur Jelang Piala Dunia 2026
1 hari lalu
2
Klasemen Sementara Moto3 2026: Veda Ega Pratama Tembus Posisi Keempat
1 hari lalu
3
Sengketa Honorarium Berujung Pidana, Kasus Togar Situmorang! Dinilai Picu Polemik Perlindungan Hukum Profesi Advokat
3 hari lalu
4
Immanuel Ebenezer Ingatkan Prabowo: Bulan Juni-Juli Ada Gejolak Besar untuk Gulingkan Pemerintah
1 hari lalu
5
Proses Penangkapan Mantan Petinggi BGN: Kejagung Jemput Paksa Dadan, Lodewyk, dan Sony!
3 hari lalu