Dampak Varian Omicron, Harga CPO Turun Jadi Rp14.143 per Kilogram

Dampak Varian Omicron, Harga CPO Turun Jadi Rp14.143 per Kilogram

JAKARTA - Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat, harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) mengalami tekanan pada awal Desember 2021. Berdasarkan data Gapki, harga CPO pada 1 Desember tercatat Rp14.143 per kilogram, turun dari bulan sebelumnya 1 November yang mencapai Rp14.782 per kilogram. Sekretaris Eksekutif Gapki Sumut, Darma Sucipto mengatakan, penurunan hargo CPO sebagai dampak melemahnya harga minyak kedelai, serta pengaruh munculnya varian covid-19 Omicron yang membuat ketidakpastian di pasar global. "Terjadi penurunan harga CPO di awal Desember, dampak beberapa faktor, salah satunya turunnya harga minyak kedelai dan pengaruh varian baru virus corona yang bernama Omicron," kata Darma, Senin (6/12/2021). Menurut Darma, sulit diprediksi apakah harga masih akan melemah lagi sepanjang Desember atau justru menguat, karena banyak faktor yang mempengaruhi harga CPO. "Meski begitu, pada awal Desember harga turun, namun secara rata-rata sepanjang 2021 harga CPO cukup bagus," ujarnya. Pada November, misalnya, harga rata-rata CPO sudah sebesar Rp14.613 per kilogram. Harga CPO, kata dia, bahkan sudah pernah mencapai angka tertinggi sepanjang 2021 di November. Paling tinggi harga CPO terjadi pada 3 November atau mencapai Rp14.893 per kilogram. Adapun permintaan CPO di pasar global masih terus menguat. "Artinya, meski harga CPO di Desember tren melemah, tetapi harga CPO sepanjang Januari-Desember 2021 masih tergolong tinggi dibandingkan dengan periode sama 2020," pungkasnya. (der/ant/fin)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: