Omicron Diisukan Ditemukan di Bekasi, Ini Penjelasan Kemenkes

Omicron Diisukan Ditemukan di Bekasi, Ini Penjelasan Kemenkes

Omicron Diisukan Ditemukan di Bekasi, Ini Penjelasan Kemenkes JAKARTA - Kasus varian Omicron (B.1.1.529) dikabarkan ditemukan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Tidak diketahui pasti isu ini muncul darimana. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan informasi tersebut tidak benar. "Jadi tidak benar ada temuan Omicron di Kabupaten Bekasi. sampai saat ini, Kemenkes belum menemukan ada kasus Omicron di Indonesia," tegas Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Rabu (8/12). Dikatakan, Kemenkes telah mendalami informasi tersebut kepada petugas laboratorium di tempat adanya laporan empat warga yang terpapar Omicron. "Kemenkes terus meningkatkan cakupan tes genom sekuensing dari para pasien yang terpapar COVID-19 untuk mengantisipasi secara dini Omicron di Tanah Air," terang Nadia. Saat ini sudah ada 11 unit mesin genom sekuensing yang diharapkan dapat membantu mempercepat deteksi varian baru COVID-19, termasuk varian Omicron. Selain itu upaya mengantisipasi importasi varian baru COVID-19 juga dilakukan melalui pengetatan pengawasan bagi setiap pelaku perjalanan internasional. Sebelumnya laporan terkait temuan Omicron disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti melalui salah satu media massa online. Dia menyatakan terdapat empat warga DKI Jakarta dinyatakan terpapar varian Omicron berdasarkan pemeriksaan sampel di Laboratorium Farmalab, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.(rh/fin)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: