Keras! Polisi Minta Seluruh Atribut Ormas Diturunkan

Keras! Polisi Minta Seluruh Atribut Ormas Diturunkan

JAKARTA - Seluruh atribut organisasi masyarakat (ormas) harus diturunkan. Agar tercipta ketenangan dan tak menimbulkan egosentris. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo meminta agar seluruh atribut ormas yang terpasang di sejumlah tempat diturunkan. Tujuannya agar masyarakat paham hidup berpancasila. "Simbol tersebut diturunkan supaya mengurangi hal yang sifatnya egosentris karena kita tinggal di daerah berdasarkan Pancasila, tidak boleh ada yang lebih tinggi dari merah putih," tegasnya, Rabu, 8 Desember 2021. Dengan demikian, tidak ada kesan egosentris atau arogan antarormas yang bisa memberikan rasa tidak aman kepada warga sekitar. Dikatakannya, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan seluruh pimpinan ormas agar mau menurunkan atribut yang terpasang di sejumlah tempat. Dia memprediksi sudah ada 50 pos ormas yang telah dialihfungsikan sebagai fasilitas warga dan ratusan bendera sudah diturunkan oleh para anggota ormas masing-masing. "Saya sangat apresiasi dari teman-teman ormas secara keinginan menurunkan atribut tersebut," jelasnya. Dia berharap upaya bisa membuat semua ormas di wilayahnya kompak dalam menjaga keamanan dan ketentraman warga. Sebelumnya, beberapa wilayah di Jakarta Barat sudah melakukan penurunan atribut ormas, salah satunya di kawasan Tambora. Hal tersebut dilakukan guna mencegah adanya gesekan antar ormas dan menggunakan posko lebih bermanfaat bagi warga. "Sebanyak 10 titik posko atau gardu telah dilakukan penertiban oleh masing-masing ketua ormas secara kesadaran sendiri," kata Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi. Dikatakannya, pihak pengurus ormas yang secara mandiri mengecat posko dan menurunkan atribut, seperti bendera, serta spanduk. Dia juga mengimbau seluruh pengurus ormas yang ada di kawasan Tambora untuk bekerja sama menjaga keamanan warga dan mengharapkan kehadiran ormas memberikan rasa aman bagi warga.(ant/gw)

Sumber: