IHSG Berpeluang Mengalami Koreksi Minor, Berikut Ulasan Para Analis

IHSG Berpeluang Mengalami Koreksi Minor, Berikut Ulasan Para Analis

  JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (9/12/2021) diperkirakan mengalami koreksi minor, setelah pada perdagangan kemarin ditutup menguat tipis 0,02 persen ke level 6.603. "IHSG kemungkinan akan mengalami koreksi minor untuk menguji support intraday di level 6.580, sebelum melanjutkan kenaikan menuju target resistance terdekat di 6.652," kata analis PT Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, dalam riset harian Kamis pagi. Namun, jelas Ivan, pergerakan IHSG tetap berada dalam momentum bullish, selama tidak menyentuh area bawah level 6.526. Saat ini IHSG memiliki support di level 6.526, 6.480 dan 6.464, sedangkan resistance di posisi 6.652, 6.697 dan 6.754. "Indikator MACD dalam kondisi netral," ujarnya. BACA JUGA: Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Flat Lebih lanjut dia mengatakan, pergerakan IHSG yang diperkirakan mengalami koreksi minor tersebut bisa disikapi investor dengan mengakumulasi pembelian saham ANTM, BMRI, GGRM, MIKA dan TOWR. Sementara itu, menurut analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, IHSG yang masih tertahan di fase konsolidasi akan bergerak dalam rentang terbatas. Saat ini IHSG memiliki rentang support-resistance di level 6.502-6.636. William menyatakan, sejauh ini pergerakan IHSG masih bersifat konsolidatif dan belum mampu bergeser ke arah yang lebih baik. "Minimnya sentimen positif diakibatkan oleh perlambatan ekonomi, sehingga potensi pelemahan masih lebih besar dibanding keinginan naik," kata dia. Pada perdagangan hari ini, William menyodorkan sejumlah saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni ICBP, BBCA, AALI, BBRI, INDF, AKRA dan TBIG. Kemudian Tim Riset MNC Sekuritas memprediksi, IHSG harfi ini berpeluang untuk melanjutkan pola kenaikan, meski kemarin ditutup menguat tipis 0,02 persen ke posisi 6.603 atau tertahan di level moving average 20-day (MA20). "Saat ini posisi IHSG kami perkirakan sedang berada pada bagian Wave c dari Wave [b] yang sebelumnya di Wave [a] (label biru) atau Wave [b] dari wave B (label merah)," sebut Tim Riset PT MNC Sekuritas. Pergerakan tersebut menunjukkan laju IHSG akan mampu bertahan di atas level 6.525, sehingga pergerakannya diperkirakan berpeluang menguat untuk menguji area resistance terdekat di kisaran 6.650-6.700. Saat ini IHSG memiliki support di level 6.525 dan 6.480, sedangkan resistance di level 6.640 dan 6.750. Untuk itu, Tim Riset MNC Sekuritas merekomendasikan pelaku pasar agar potensi penguatan IHSG hari ini bisa direspons dengan mengakumulasi pembelian pada saham IRRA, CTRA, MYOR dan SRTG. BACA JUGA: Kekhawatiran Penyebaran Omicron Mereda, Harga Minyak Tancap Gas Sementara itu, menurut analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, aksi jual investor membuat laju IHSG tertahan pada fase konsolidasi di atas level psikologis 6.600. "Aksi jual 'kaum beruang' membuat IHSG malu-malu untuk bermain di atas level psikologis 6.600, namun bila level tersebut--yang sebelumnya adalah level resistance--menjadi support baru, IHSG dapat melanjutkan tren kenaikan ke kisaran 6.650-6.700," papar Yuganur. Saat ini IHSG memiliki support terdekat di level 6.550, sedangkan resistance terdekat di posisi 6.650. Untuk perdagangan hari ini, KGI Sekuritas merekomendasikan pelaku pasar untuk mencermati saham EXCL, BTPS, INDF dan PTBA. (git/fin)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: