Saat Kumandangkan Azan, Petir Menggelegar, Usai Azan Lihat Anak-Istri Tewas Tersambar Petir

Saat Kumandangkan Azan, Petir Menggelegar, Usai Azan Lihat Anak-Istri Tewas Tersambar Petir

KENDARI, FIN.CO.ID - Ibu dan anak tewas bersamaan usai tersambar petir. Keduanya tersambar petir saat sang ayah mengumandangkan azan. Umi Barira (40) dan Tamlikul Fatha Imama (12) meninggal akibat tersambar petir di Desa Labokolo, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, Kamis, 6 Januari 2022 dinihari. Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Hamka menceritakan kronologi meninggalnya ibu dan anak tersebut. Berawal dari hujan deras disertai petir melanda Desa Labokolo, Kamis pukul 00:30 WITA. "Muslim (43), sang suami mengajak istri dan anaknya berlindung di kolong rumah dengan menggunakan terpal," katanya dikutip Antara, Jumat, 7 Januari 2022. Untuk menenangkan diri dan keluarganya, Muslim mengumandangkan azan. Saat itu terdengar suara petir menggelegar dan membuat rumah panggung itu bergetar. "Muslim, tetap melanjutkan mengumandangkan azan," ujarnya. Usai mengumandangkan azan, Muslim lalu melihat istri terbaring di tanah sambil menggendong anaknya. “Muslim mengangkat korban dan membaringkan di tumpukan kayu. Muslim lalu menghubungi keluarga untuk membantu mengevakuasi korban," ujarnya. Berdasarkan hasil pemriksaan dokter, pada jenazah Umi Barira terdapat luka bakar di dada dengan ukuran 12 cm. "Sedangkan jenazah Tamlikul ada luka di dada dengan panjang 5 cm, luka perut kiri 40 cm, luka memar, luka bakar paha kanan 20 cm dan memar, serta sebagian rambutnya hangus terbakar," ungkapnya.(gw)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: