Terungkap, Modus Jual Beli Vaksin Booster di Surabaya

Terungkap, Modus Jual Beli Vaksin Booster di Surabaya

SURABAYA, FIN.CO.ID - Modus jual beli vaksin booster yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, terungkap. Modusnya sindikat mengumpulkan sisa-sisa vaksin. Meski demikian, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan kasus jual beli vaksin booster ilegal tersebut masih dalam penelusuran. "Dalam proses ini ada orang yang tidak bertanggung jawab mengambil keuntungan diri sendiri. Pasti yang bersangkutan akan diproses secara hukum," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat, 7 Januari 2022. Dijelaskannya, sesuai prosedur yang ada, gelaran vaksinasi dipastikan ada petugasnya, ada vaksinnya, ada pendaftarannya. an vaksin diberikan pun sesuai peserta yang datang. "Oknum ini menggunakan kesempatan agar seolah-olah semuanya sudah tervaksin. Orang-orang ini saat kami cek memang sudah divaksin," ucapnya. Dikatakannya, modus yang dipergunakan sindikat ini yaitu menggunakan sisa-sisa vaksin yang ada dikumpulkan. Selanjutnya, menjual kepada orang yang membutuhkan seolah-olah vaksin booster. "Pembeli dikelabui, seakan-akan pelaku adalah petugas resmi dan vaksin booster. Namun yang pelaku meminta sejumlah uang," katanya. Karenanya, masyarakat diminta bersabar. Pihaknya tengah bekerja menyelidiki kasus tersebut. "Dipastikan pelaku mencuri vaksin yang harusnya diperuntukkan buat orang," katanya. Diketahui, Dinas Kesehatan Kota Surabaya melaporkan adanya sindikat jual beli vaksin booster. Hal itu diketahui, setelah ada pelaporan seorang warga yang mendapatkan vaksin booster berjenis Sinovac dengan membayar Rp250 ribu.(gw)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: