China Janjikan Transfer Pengetahuan Pada Proyek Kercep Jakarta-Bandung

China Janjikan Transfer Pengetahuan Pada Proyek Kercep Jakarta-Bandung

  JAKARTA - Kontraktor China yang terlibat dalam proyek pembangunan Kereta Cepat (Kercep) Jakarta-Bandung, China Railway Engineering Group Corporation (CREC) menjanjikan adanya transfer pengetahuan kepada Indonesia, terhadap proyek Kercep yang tengah dijalankan saat ini. Chief Representative CREC, Zhang Wei mengatakan, pihaknya berkomitmen dalam menyelesaikan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dan membuka lapangan pekerjaan yang lebih banyak lagi sebagai simbol persahabatan antara Indonesia dan China. "Kami memiliki komitmen kuat untuk segera merampungkan kerta cepat dan meningkatkan kualitas di Indonesia serta menciptakan lebih banyak lagi lapangan pekerjaan sebagai simbol persahabatan Indonesia dan Tiongkok. Proyek ini salah satu yang kami sangat perhatikan," ucap Zhang Wei, dikutip dari keterangan tertulisnya, Sabtu (10/4). [caption id="attachment_417352" align="alignnone" width="300"] Foto : Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan tiang pancang Kereta Cepat Jakarta-Bandung seperti terlihat di Ruas Tol Purbaleunyi Km 125, Minggu (17/11/2019).[/caption] Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan, proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah menggunakan teknologi tinggi dan suatu lompatan yang baik bagi Indonesia. "Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini adalah suatu lompatan tertentu bagi Indonesia dalam segi teknologi pembangunan. Dari yang tadinya belum bisa, sekarang menjadi bisa. Lompatan ini hendaknya kita maknai secara baik," ujar Menhub Budi. Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yang dibangun melalui kerjasama antara Indonesia dan China. Menhub Budi menyampaikan, kerjasama proyek berteknologi tinggi ini perlu diikuti dengan “transfer knowledge” antara kedua belah pihak. Sehingga, para pekerja di Indonesia bisa menambah pengetahuan tentang teknologi tersebut dan begitupun sebaliknya. "Proses transfer knowledge ini menjadi suatu keharusan dan dijalankan secara simultan,” kata Menhub Budi. Lebih lanjut Menhub menyambut baik dibukanya kantor pusat CREC (China Railway Engineering Crop) di Indonesia, yang diharapkan dapat memperkuat hubungan kerjasama dalam mengembangkan infrastruktur perkeretaapian. “Kami berharap ini juga dapat meningkatkan investasi dan membuka lapangan pekerjaan yang lebih banyak untuk Indonesia,” pungkasnya. (git/fin)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: