Anda Puasa? Alat Skrining COVID Ini Tetap Bisa Dipakai

Anda Puasa? Alat Skrining COVID Ini Tetap Bisa Dipakai

JAKARTA - GeNose C19 adalah alat skrining COVID-19. Basis diagnosisnya embusan napas. Perangkat buatan tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) ini tetap bisa digunakan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Juru Bicara Tim Peneliti dan Pengembang GeNose C19 UGM, Mohamad Saifudin Hakim mengatakan puasa tidak akan menghambat kemampuan deteksi tersebut. Sebelum puasa, masyarakat yang hendak menggunakan GeNose diminta berpuasa selama setengah hingga satu jam untuk menjaga kondisi rongga mulut.

BACA JUGA: Tak Bayar THR, Denda dan Sanksi Menanti

"Masyarakat harus menjaga kondisi rongga mulut. Caranya menghindari makanan dan minuman. Terutama yang mempunyai aroma kuat. Tujuuanya supaya hasil tes GeNose dapat maksimal," ujar Mohamad Saifudin Hakim dalam keterangan persnya, Senin (12/4). Khusus masyarakat yang berpuasa, uji napas menggunakan GeNose disarankan pagi hari. "Lebih baik didahului dengan berkumur. Atau bisa dilakukan satu jam setelah berbuka puasa," jelasnya.

BACA JUGA: KPK Cari Truk yang Diduga Angkut Bukti Kasus Suap Pajak Kemenkeu

Selain itu, masyarakat yang berpuasa dianjurkan memilih waktu tidak lebih dari enam jam usai makan sahur. Apabila lebih, ada kemungkinan gas asam lambung mempengaruhi hasil GeNose. Sebab, gas asam lambung bisa memunculkan positif palsu atau positif lemah. "Tujuannya agar gas asam lambung bisa ternetralisir," tutupnya. (rh/fin)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: