PBNU Tak Pernah Ajukan Capres - Cawapres

PBNU Tak Pernah Ajukan Capres - Cawapres

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak pernah mengajukan calon presiden maupun wakil presiden dalam kontestasi politik. Yang ada adalah kader NU dicalonkan. “Sebagai organisasi kader yang besar, NU memiliki ketokohan sampai ke ranting tingkat desa, bahkan sampai ke tingkat RT dan RW,” kata Ketua PBNU Marsudi Syuhud di Jakarta, Senin (13/12). Menurutnya, ada anggota NU yang menjadi anggota DPR, gubernur, wali kota, serta bupati. Pandangan moderat NU tidak hanya berpengaruh di Indonesia. Tetapi juga di dunia. Marsudi menegaskan NU tidak terkooptasi hanya pada satu partai. “Kalau dibilang hanya terkooptasi pada satu partai, maka nggak ada wali kota dan bupati yang dari partai-partai existing. Seperti Partai Golkar dan PDIP. Ini cara baca yang salah,” paparnya. Dia mengungkapkan muktamar NU, atau pertemuan besar para wakil organisasi NU, tidak hanya membahas soal suksesi ketua umum dan rais aam. Tetapi juga membahas politik kenegaraan. Seperti soal perubahan iklim, Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP), dan Rancangan Undang-Undang Asisten Rumah Tangga. “Said Aqil juga memiliki legasi dalam keilmuan. Seperti membangun pendidikan dari desa ke kota melalui pondok pesantren,” tutupnya. (rh/fin)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: