Keterbatasan Jaringan Jadi Alasan KPK Rekrut Penyuluh Antikorupsi

Keterbatasan Jaringan Jadi Alasan KPK Rekrut Penyuluh Antikorupsi

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyebut lembaga antirasuah merekrut 2.041 agen penyuluh antikorupsi dan ahli pembangun integritas untuk mengatasi keterbatasan jaringan yang dimiliki.

"Oleh karena itu untuk memperluas jaringan pemberantasan dalam hal ini pencegahan maupun penindakan itu KPK melakukan pembinaan jaringan dengan memperbanyak penyuluh antikorupsi dan juga ahli pembangun integritas," kata Ghufron di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Selasa (14/12).

Ghufron memperinci tugas penyuluh antikorupsi tersebut. Dalam fungsi penindakan, menurutnya, penyuluh antikorupsi bakal memberikan advokasi kepada masyarakat untuk melapor kepada KPK apabila menemukan indikasi tindak pidana korupsi.

"Supaya laporannya cukup, maka kemudian diajari kemudian apa minimal laporan. Sehingga ketika laporan benar-benar sudah menjadi laporan yang dapat ditindaklanjuti, itu dari sisi penindakan," kata dia.

Kemudian terkait fungsi pencegahan, kata Ghufron, penyuluh antikorupsi akan ditugaskan menjadi role model menyangkut pelayanan publik yang transparan, partisipatif, dan berkepastian.

"Dari sisi peningkatan integritas kami harapkan mereka namanya ahli pembangun integritas, mereka kami harapkan untuk membangun integritas di masing-masing lembaganya agar menjadi role model, jadi harapannya itu," kata dia.

Kendati demikian, Ghufron tak menampik ada potensi setifikat penyuluh antikorupsi maupun ahli pembangun integritas disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Maka dari itu, ia menegaskan, pihaknya memberikan arahan kepada para agen untuk tidak menyalahgunakan sertifikat tersebut.

"Itu yang kami jaga, supaya tidak ada penyalahgunaan," tandasnya. (riz/fin)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: