21 Rumah di Bulungan Hangus Terbakar, 26 Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

21 Rumah di Bulungan Hangus Terbakar, 26 Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Asap membumbung dari kobaran api pada peristiwa kebakaran Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Senin (13/5/2024) sore, menyebabkan 21 rumah penduduk terbakar.--

fin.co.id - Sedikitnya 21 unit rumah penduduk hangus terbakar di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Senin 13 Mei 2024 sore.


“Menurut keterangan Kapolsek Tanjung Palas Barat, kebakaran bermula dari rumah Ela Wulandari sekitar pukul 14:40 WITA,” kata Kasi Humas Polresta Bulungan Ipda Magdalena Lawai di Tanjung Selor, Senin 13 Mei 2024.


Api cepat membesar dan merembet ke rumah-rumah lain di sekitarnya, dipicu oleh angin kencang dan kondisi rumah yang terbuat dari kayu.


Upaya pemadaman api sempat terhambat karena keterbatasan alat pemadam kebakaran di lokasi. 

BACA JUGA:Kabaharkam Polri Serahkan Bantuan Kendaran dan Alat Khusus Jelang WWF ke-10 di Bali

Petugas pemadam kebakaran dibantu warga sekitar akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 17:30 WITA.


Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, 21 rumah, terdiri atas 15 rumah yang ludes terbakar dan enam rumah terdampak, mengakibatkan 26 kepala keluarga (84 jiwa) kehilangan tempat tinggal.


Saat ini, pihak terkait telah mendirikan tenda pengungsian dan posko darurat untuk membantu para korban kebakaran. 

Penyelidikan terkait penyebab kebakaran masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
Magdalena Lawai perinci, lokasi kebakaran di Long Beluah terjadi di Jalan Lemlai Indah mencakup Rukun Tetangga (RT) 09 dan RT 11.


BACA JUGA:Amar Zoni Ikuti Sidang secara Daring, Kuasa Hukum Ajukan Asesmen Rehabilitasi

Selain mendirikan posko, pihak terkait juga saat ini sedang menyiapkan tempat pengungsian sementara di salah satu gedung organisasi masyarakat di desa tersebut.


“Sejauh ini dilakukan koordinasi lintas sektoral serta penyelidikan terkait penyebab pasti musibah kebakaran ini,” kata Magdalena.

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


Khanif Lutfi

Tentang Penulis

Sumber: