Sebut Habib Bahar Suka Bikin Gaduh, Abdillah Toha: Lebih Baik Dia Dipasung

Sebut Habib Bahar Suka Bikin Gaduh, Abdillah Toha: Lebih Baik Dia Dipasung

JAKARTA- Politikus Senior Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha mengatakan, Habib Bahar bin Smith sudah seharusnya ditangkap dan jebloskan kembali ke penjara. Dia menyebut Habib Bahar sebagai manusia yang suka buat gaduh. "Manusia tukang bikin gaduh seperti Bahar Smith ini sebaiknya tidak ditangkap dan dimasukkan bui lagi," kata Abdillah Toha di Twitter-nya Ahad (19/21/2021). Dia menduga Bahar gangguan kejiwaan. Toha bahkan mengatakan bahwa Bahar layak dipasung di Rumah Sakit Jiwa. "Nanti keluar bikin onar lagi. Lebih baik dimasukkan rumah sakit jiwa, dipasung sampai sembuh," katanya. Hal senada dikatakan oleh pegiat media sosial yang juga merupakan pendukung pemerintah, Rudi S Kamri, mengatakan Bahar layak ditangkap. Rudi mendesak KSAD Jender Dudung menangkap Habib Bahar karena sudah keterlaluan. “Ini bagi saya sudah keterlaluan, dia dengan rasa tidak ada hormat dengan pejabat atau orang yang lebih tua menyebut jenderal baliho. Kemudian dia mengatakan, ‘kalau tidak ada orang arab datang ke Indonesia dan menyebarkan agama Islam, mungkin Dudung masih menyembah pohon’,” kata Rudi di chanel YouTube. Menurut Rudi, Habib Bahar telah melebih – lebihkan ucapan Jenderal Dudung di depan para jamaahnya. Hal ini menggiring opini publik seolah-olah Jenderal Dudung benci terhadap etnis Arab. “Tidak ada kebencian dari Jenderal Dudung kepada orang arab, tapi dengan Habib Bahar diolah, diputar seolah-olah Jenderal Dudung benci orang arab,” tutur Rudi. Oleh karena itu, Rudi pun berharap agar mantan Pangkostrad TNI AD itu mengambil langkah tegas untuk memberi efek jera pada Habib Bahar. “Saya menunggu ketegasan KASAD untuk menyikat habis toxic-toxic atau racun-racun bagi masyarakat Indonesia seperti Bahar bin Smith. Karena ini kalau dibiarkan terus-menerus bakal ngelunjak,” ucapnya. (Dal/fin).

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: