Cara Menghilangkan Milia - Milia adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya benjolan-benjolan kecil berwarna putih di permukaan kulit, terutama di area wajah.
Milia bisa dialami oleh siapa saja, namun lebih sering terjadi pada bayi yang baru lahir.
Milia tidak menimbulkan rasa sakit atau gatal, dan biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan.
Namun, ada juga milia yang bertahan lama dan mengganggu penampilan.
Di artikel ini, FIN akan membahas soal cara menghilangkan milia. Namun sebelum ke sana, kita kenalu dulu penyebab dan beberapa jenis yang ada.
Penyebab Milia
Milia disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati atau protein keratin di bawah lapisan kulit.
Faktor-faktor yang bisa memicu terjadinya milia antara lain adalah kerusakan kulit akibat luka bakar, luka lepuh, atau penggunaan krim kortikosteroid, paparan sinar matahari yang berlebihan, atau perawatan kulit tertentu yang tidak cocok dengan jenis kulit.
Jenis Milia
Milia memiliki beberapa jenis, yaitu:
- Milia neonatal, yaitu milia yang muncul pada bayi yang baru lahir, biasanya di sekitar hidung.
- Milia primer, yaitu milia yang muncul pada anak-anak dan dewasa, tanpa adanya penyebab yang jelas.
- Milia sekunder, yaitu milia yang muncul akibat adanya kerusakan kulit sebelumnya.
- Milia en plaque, yaitu milia yang tumbuh dalam bentuk lebar dan menonjol, biasanya di sekitar telinga, mata, atau pipi. Penyebabnya belum diketahui pasti.
- Milia erupsi multipel, yaitu milia yang muncul secara berkelompok dalam waktu singkat, biasanya di wajah, dada, atau lengan.
Milia tidak membutuhkan pengobatan khusus, karena biasanya akan sembuh dengan sendirinya.
Namun, jika kamu merasa terganggu dengan milia, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang sesuai.
Cara Menghilangkan Milia

Cara Menghilangkan Milia di Wajah, Image: Daniel Xavier / Pexels--