Video Habib Bahar Singgung Jenderal Baliho: OPM Dibilang Saudara, Dudung, Dudung...

Video Habib Bahar Singgung Jenderal Baliho: OPM Dibilang Saudara, Dudung, Dudung...

JAKARTA- Video Habib Bahar bin Smith menyindir KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman, viral di media sosial. Video berdurasi 2 menit 20 detik itu, terlihat Bahar berceramah di hadapan ratusan jamaahnya di salah satu tempat yang belum diketahui. Bahar menyinggung Jenderal Dudung sewaktu terjadi erupsi Gunung Semeru. Bahar mengatakan bahwa Dudung tidak terlihat di lokasi bencana. Yang ada justru Front Persaudaraan Islam alias FPI yang turun membantu. "Mana yang kemarin nurunin balihonya Habib Rizieq? Mana Jenderal baliho mana yang kemarin nurunin baliho Habib Rizieq? Yang kemarin ngomong bubarkan saja FPI, mana kok nggak keliatan di Semeru? Mana? Kok malah FPI yang ada di sana," ujar Bahar, dikutip FIN Senin (20/12/2021). Dengan suara tinggi, dia menyinggung pernyataan Dudung yang menyebut bahwa teroris KKB Papua adalah saudara yang perlu dirangkul. "OPM dibilang saudara. Dudung, Dudung. Giliran sama ormas Islam galak. Sama OPM yang jelas-jelas teroris, separatis 'itu saudara kita'," ujar Bahar. "Berapa banyak prajurit TNI dan Polri yang dibunuh dibantai oleh OPM? Kok malah dianggap saudara dan mau dirangkul, OPM harusnya dibasmi, diberantas," tambah Bahar dengan nada tinggi. Video itu viral di jagat Twitter, bahkan tagar #tangkapBaharSmith jadi trending nomor satu. Sebanyak 20 lebih cuitan menulis tagar tersebut dilihat pada Senin pagi. "Pak @ListyoSigitP saya pikir suara netizen #TangkapBaharSmith perlu didengar. Pelaku melecehkan Presiden, pelaku melecehkan KASAD, artinya pelaku melecehkan 2 lembaga Negara, Lembaga Kepresidenan dan TNI AD. Ini juga artinya Bahar melecehkan [email protected]_Polri @tni_ad," tulis mantan kader Demokrat, Ferdinand Hutahean. Sementara itu, Pengacara Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta mengatakan video agar dilihat utuh dan tidak dipotong-potong. Dia mengatakan, esensi ceramah itu adalah kritik ke pemerintah yang telah bubarkan FPI, tetapi FPI justru hadir membantu masyarakat saat erupsi Semeru. "Jangan dipotong-potong makna ceramahnya itu. Maksud itu peristiwa di Semeru itu, beliau [Dudung] teriak bubarkan FPI. Tapi FPI yang hadir duluan di sana. Bahkan ada pemasangan bendera HRS. Jadi FPI yang dibubarkan kok FPI yang lebih dulu ke Semeru dibandingkan Jendral Dudung. Kuncinya di situ. Itu bagian dari mengkritik kebijakan pemerintah," kata Ichwan. "Jadi penderitaan korban Semeru adalah penderitaan kita juga, mereka yang kehilangan harta bendanya sama seperti kita kehilangan harta benda kita, mereka yang kehilangan keluarganya sama seperti kita kehilangan keluarga kita," katanya. Ichwan menyebut bahwa video itu diambil saat Habib Bahar mengisi ceramah kepada warga yang terdampak erupsi Semeru di lokasi bencana beberapa waktu lalu. (Dal/fin).

Sumber: