Disindir Fadli Zon, Prof Henry Murka: Politis Tidak Etis!

Disindir Fadli Zon, Prof Henry Murka: Politis Tidak Etis!

JAKARTA- Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Profesor Henry Subiakto merespon sendirian anggota DPR RI, Fadli Zon yang menyarankan dirinya agar kembali kuliah. Henry Subiakto mengatakan, Fadli Zon sebarkan mundur dari Partai Gerindra. Sebab Gerindra saat masuk pemerintahan, sementara Fadli masih terus lakukan kritikan. "Fadli Zon ini lebih pantas mundur dari Gerindra karena dia itu anak buah pak Prabowo yang jelas-jelas sebagai pembantu presiden, mosok anak buah pembantu presiden berlagak sebagai haters pemerintah," ujar prof Henry, di Twitter resminya, Senin (20/12/2021). Prof Henry menilai, Fadli Zon adalah politis tidak etis. Sebab Partainya masuk pemerintah tetapi Fadli bersikap seolah haters. "Bertentangan dengan garis politik partainya. Ini contoh politisi tidak etis," ungkapnya. Prof Henry menilai, Fadli Zon seolah lupa diri bahwa Partai Gerindra saat ini berada di pemerintah. Tetapi Fadli Zon malah bersikap anti pemerintah. Dia menyarankan Fadli Zon agar banyak belajar etika politik. "Orang ini lupa partainya itu bagian dr partai Pemerintah, tapi dia berlagak anti pemerintah. Bahkan jadi haters. Harusnya dia yg belajar lagi, minimal belajar etika politik. Biar memahami fatsun politik," tuturnya. Sebelumnya, Fadli Zon merespon sikap Profesor Henry Subiakto yang mengaku akan mundur dari jabatannya di pemerintah pada tahun depan. Menurut Fadli Zon, keputusan Profesor Henry itu keputusan yang tepat. Fadli Zon bahkan balik menyindir Hendry agar kembali ke bangku kuliah. "Keputusan yang tepat, kalau bisa kuliah lagi," cuit Fadli Zon di Twitter resminya, Sabtu (18/12/2021). Prof Henry janji akan keluar dari jabatannya di Kemenkominfo usai di-bully netizen karena menulis narasi hoaks di akun Twitter-nya. (Dal/fin). https://twitter.com/henrysubiakto/status/1472763358453506051?t=-Dm-fyNJAPEYg2GjGP6e9A&s=19

Sumber: