Survei Charta Politika: Kinerja Polri Paling Baik

Survei Charta Politika: Kinerja Polri Paling Baik

JAKARTA - Kinerja Polri paling baik dibandingkan dengan lembaga penegak hukum lainnya. Menurut hasil survei Charta Politika, Korps Bhayangkara menempati urutan teratas dengan perolehan nilai tertinggi. Sebanyak 26,7 persen dari total 1.200 responden atau sekitar 320 orang menilai Polri jadi lembaga penegak hukum yang kinerjanya paling baik. Di urutan kedua, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperoleh 25,6 persen suara responden atau sekitar 307 orang. Kemudian, Mahkamah Konstitusi (MK) mendapat penilaian baik dari 10,7 persen responden atau 128 orang. Urutan berikutnya Kejaksaan Agung (8,5 persen), dan Mahkamah Agung (6,9 persen). "Ini jadi temuan yang menarik. Karena Polri unggul dibandingkan dengan lembaga penegak hukum lainnya. Hipotesa saya kenapa Polri mendapat angka lebih baik dibandingkan dengan KPK. Karena KPK tidak berkaitan langsung dengan masyarakat banyak," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya di Jakarta, Senin (20/12). Sementara, Polri baik di tingkat Polsek, Polres, sampai Polda berhubungan langsung dengan masyarakat. Sehingga hal itu kemungkinan menjadi alasan Polri mendapat penilaian baik. Terlepas ada sejumlah kasus yang melibatkan beberapa personel Polri. Yunarto juga menunjukkan 50,6 persen responden menilai penegakan hukum di Indonesia berjalan baik. Namun, 48,4 persen atau hampir 50 persen responden menilai penegakan hukum di Indonesia masih buruk. "Jika melihat angka penilaian dari Februari 2020 sampai November 2021, penilaian para responden terhadap penegakan hukum di Indonesia cenderung stabil di atas 50 persen," imbuhnya. Namun, penilaian itu sempat turun jadi 49,5 persen pada hasil survei Charta Politika Juli 2021. Kemudian kembali naik jadi 50,6 persen pada November 2021.(rh/fin)

Sumber: