Siswa Kelas 4 SD Tertembak di Lengan Kirinya Saat Pulang Sekolah

Siswa Kelas 4 SD Tertembak di Lengan Kirinya Saat Pulang Sekolah

SEKAYU - RA, siswa kelas 4 SD Negeri di Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan terkena peluru nyasar di lengan kirinya, Selasa, 21 Desember 2021 sekira pukul 10.15 WIB. Dugaan sementara, peluru nyasar berasal dari senapan angin dari orang yang belum diketahui identitasnya. Saat ini korban diberikan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu. Informasi yang diperoleh Harianmuba.com, kasus tersebut berawal ketika RA pulang sekolah. RA dijemput Rasmi, ibunya. Wanita 31 tahun warga perumahan Geriya Bumi Lestari (GBL) menjembut sang anak mengendarai sepeda motor mengenakan helm. Saat berada di Jl Komplek Geriya Randik Sekayu, tepatnya di depan Masjid Baitul Hasanah Geriya Randik, tiba-tiba mendengar suara letusan, disertai dengan anaknya menjerit histeris kesakitan, saat dilihat lengan sebelah kirinya mengeluarkan darah segar. Melihat hal itu, Rasmi bersama warga sekitar langsung memberikan pertolongan dan membawa anaknya ke UGD RSUD Sekayu. Anak tersebut langsung ditangani dan dioperasi untuk mengeluarkan peluru senapan angin yang mengenai lengan kirinya. “Alhamdulillah saya bersyukur, hanya luka di lengan kirinya, dan peluru sudah dikeluarkan, saat ini anak saya masih menjalani perawatan RSUD Sekayu,” kata Haryandi, ayah korban. Tak banyak permintaan dari orang tuanya mengharapkan bagi yang menggunakan senapan angin untuk bertanggung jawab. “Hanya minta tanggung jawab bagi yang menggunakan senapan angin,” ujarnya. Sementara Kepala Sekolah SD Negeri Geriya Randik Sekayu, Afrian Hardiansyah membenarkan, salah satu siswanya terkena peluru nyasar. Dan saat ini sudah diberikan perawatan di RSUD Sekayu. “Kami dapat kabar ada salah satu siswa terkena tembak peluru nyasar, lalu kami konfirmasi ke orang tuanya, ternyata memang benar, dan siswa ini sudah diberikan perawatan,” imbuhnya. Terpisah, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupesy melalui Kapolsek Sekayu, AKP Robi Sugara mengatakan pihak sudah mengetahui kasus tersebut. Namun keluarga belum memberikan laporan ke Mapolsek. “Kami mengetahui peristiwa itu, tapi keluarga korban belum memberikan laporan,” tukasnya.(gw)

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


admin

Tentang Penulis

Sumber: