Hindari Konflik Kepentingan, Erick Thohir Bangga Puteranya Mundur dari Komisaris Persis: Proud Of You, Son!

fin.co.id - 28/06/2023, 19:48 WIB

Hindari Konflik Kepentingan, Erick Thohir Bangga Puteranya Mundur dari Komisaris Persis: Proud Of You, Son!

Menteri BUMN Erick Thohir.

Hindari Konflik Kepentingan, Erick Thohir Bangga Puteranya Mundur dari Komisaris Persis: Proud Of You, Son! 

Keputusan Aga Thohir mundur dari posisi Presiden Komisaris klub Persis Solo mendapat apresiasi dari ayahnya, Erick Thohir. Erick Thohir mengaku bangga dengan keputusan yang dibuat oleh Aga Thohir.

Aga Thohir, Pemuda berusia 22 tahun yang menjadi Presiden Komisaris sejak tahun 2021 segera meletakkan jabatan tepat sebelum Liga 1 musim 2023/2024 bergulir pada 1 Juli.

Melalui akun Instagramnya, Erick Thohir mengunggah saat dia bersama Aga Thohir.

BACA JUGA:

Selain hubungan mereka sebagai ayah dan anak, Erick Thohir dan Aga Thohir juga merupakan teman saat nonton bola.

"Proud of you, son. Tetap jadi teman nonton bola saya ya. Semangat terus dukung Indonesia" tulis Erick Thohir di akun Instagramnya, dikutip Rabu 28 Juni 2023.

Pengamat Sepak Bola Nasional Fadli Idris mengatakan, langkah yang diambil oleh Aga Thohir sangat tepat karena salah satu alasan terjadinya konflik kepentingan adalah adanya hubungan baik antara pemilik atau pengurus klub dengan pimpinan organisasi (PSSI).

“Saya pikir langkah yang diambil oleh Aga Thohir ini cukup baik ya, dan kita memang harus pahami ketika memiliki hubungan baik dengan suatu pimpinan organisasi, sangat rawan terjadi conflict of interest antara pemilik kepentingan dengan pejabat yang sedang berkuasa sekarang, maka itulah yang dihindari oleh Aga Thohir,” kata Fadli Idris kepada wartawan, Rabu 28 Juni 2023.

BACA JUGA:

Langkah Aga Thohir ini patut diapresiasi dan wajib diikuti oleh semua orang yang berkecimpung dalam sepak bola Indonesia, baik itu antara pengurus dengan pimpinan klub, pemain dengan pimpinan klub maupun pemain dengan pelatih. Bahkan, hubungan pertemanan pemilik klub dengan pimpinan PSSI juga harus dihindari agar tidak terjadi konflik kepentingan.

“Kita patut mengapresiasi dan semoga ini bisa dilakukan oleh berbagai macam pihak sehingga persepakbolaan di Indonesia semakin baik, bukan hanya sekedar dia adalah teman, dia adalah sahabat ataupun dia dalam keluarga antar lembaga maupun PSSI dengan klubnya, kita berharap tidak ada saling keterkaitan yang bisa merusak sepak bola Indonesia,” ucapnya.

Dijelaskan Fadli, hubungan dekat antara pemilik atau pengurus klub dengan pimpinan PSSI sangat berpeluang terjadinya konflik kepentingan, dan konflik ini akan berdampak negatif bagi sepak bola Indonesia. Oleh sebab itu, langkah yang diambil Aga Thohir ini harus dijadikan contoh bagi semua pihak, baik di dunia sepak bola maupun luar sepak bola.

Admin
Admin
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca