Fitur SOS Apple Selamatkan Nyawa Pengguna iPhone Terjebak Salju di Alaska

Fitur SOS Apple Selamatkan Nyawa Pengguna iPhone Terjebak Salju di Alaska

avalanche-2518679_640Fitur SOS Apple selamatkan pengguna iPhone yang terjebak salju di Alaska, oleh Simon dari Pixabay--

ALASKA, FIN.CO.ID - Fitur SOS Apple selamatkan nyawa pengguna iPhone yang terjebak salju di Alaska, Amerika Serikat.

Fitur SOS Apple selamatkan nyawa pengguna iPhone ini adalah fitur komunikasi satelit.

Fitur SOS Apple selamatkan nyawa pengguna iPhone ini, adalah teknologi yang diperkenalkan Apple pada iPhone 14, yang rilis beberapa waktu lalu.

Siapa sangka, fitur SOS Apple ini pada akhirnya mampu menyelamatkan nyawa seseorang ketika dibutuhkan.

Pengguna tersebut yang tidak disebutkan namanya itu, disebut secara resmi sebagai pengguna iPhone yang nyawanya terselamatkan oleh fitur SOS Apple itu.

Berkat fitur SOS Apple ini, seseorang mampu mendapatkan pertolongan dari pihak yang berwenang.

Dilansir dari GSM Arena, Fitur SOS Apple selamatkan nyawa pengguna iPhone ini diaktifkan dan membantunya terlacak sedang berada di area bernama Nimiuk Point yang ada di Alaska.

Departemen Keamanan Publik Alaska bahkan sampai mengeluarkan laporan pengiriman, yang mengklarifikasi adanya mobil yang terjebak di tengah salju.

Ia berhasil mendapatkan penyelamatan dari Pasukan Negara Bagian Alaska pada 1 Desember pukul 2 pagi waktu setempat mengaktifkan fungsi Darurat SOS di iPhone-nya.

Hal inilah yang menjelaskan bagaimana fitur SOS Apple selamatkan nyawa pengguna iPhone.

Laporan tersebut mengklarifikasi bahwa Pusat Tanggap Darurat Apple menjangkau departemen Pencarian dan Penyelamatan Wilayah Arktik Barat Laut dengan koordinat GPS yang tepat dari pria yang terdampar itu.

Sebuah tim yang terdiri dari empat sukarelawan kemudian dikirim dan melacaknya.

Fitur SOS Apple saat ini baru tersedia di AS dan Kanada.

Rencananya Apple akan memperluas layanannya itu untuk negara Prancis, Jerman, Irlandia, dan Inggris di akhir bulan ini.

Demikian kabar fitur SOS Apple selamatkan nyawa pengguna iPhone.

Sumber: